Tips Bagi Penderita Diabetes yang Berpuasa di Bulan Ramadhan

Kewajiban Puasa di Bulan Ramadhan hukumnya adalah wajib bagi seluruh umat Islam di seluruh dunia, tak terkecuali bagi penderita penyakit diabetes. Padahal para penderita diabetes sendiri berkemungkinan akan dampak dari puasa yang akan menurunkan gula dalam darah secara drastis bisa menjadi bahaya bagi dirinya. Oleh sebab itulah beberapa ahli medis menyarankan untuk para penderita diabetes untuk melakukan langkah-langkah yang akan dibahas pada artikel ini ketika berpuasa di bulan Ramadhan.

Diabetes
Diabetes

Tips yang akan kita bahas dalam artikel ini merupakan hasil sebuah penelitian yang telah disampaikan pada Konferensi American Diabetes Association (ADA) di Boston. Penyampainya sendiri adalah Dr Mahmoud Ibrahim yang merupakan Ahli Endokrinologi dan Direktur Pusat Pendidikan Diabetes di McDonough, Georgia, Amerika Serikat. Untuk penderita Diabetes tipe 2, berikut hal atau tips yang perlu dilakukan :

Pertama, jangan lupa untuk selalu mengecek kadar gula dalam darah anda secara rutin, agar kondisi gula dalam darah selalu dapat terkontrol dan diketahui. Sebaiknya lakukan pengecekan sebelum bulan puasa tiba, jika sudah di bulan puasa, selalu cek kadar gula anda sebelum sahur, kemudian juga sebelum berbuka serta sesaat setelah selesai menyantap hidangan berbuka.

Kedua, bagi para penderita yang biasa menggunakan insulin, diharapkan selalu menyediakan insulin. Sebelum sahur dan juga sebelum berbuka puasa. Dan ingat jangan pernah lupa untuk mengkonsumsi segala obat yang diberikan oleh dokter. Selanjutnya, jika terjadi penurunan kadar gula yang drastis, jangan ambil resiko dan segera batalkan puasa anda.

Ketiga, Selalu mengatur kandungan nutrisi dalam menu sahur dan juga berbuka. Usahakan segala kebutuhan nutrisi yang anda perlukan untuk berpuasa bisa terpenuhi. Biasakan untuk melakukan kegiatan diet sehat dengan memperbanyak mengkonsumsi buah dan juga sayur, melakukan olahraga ringan dan pergi ke dokter terkait keputusan anda untuk menjalankan ibadah puasa.

Terakhir, jangan pernah memaksakan diri untuk beribadah karena akan beresiko terhadap anda sendiri. Jika memang dokter telah memutuskan untuk anda jangan berpuasa, itu lebih baik. Anda tentu dapat mengukur seberapa mampu anda dalam melaksanakannya. Namun, tentunya Allah akan mengetahui seberapa mampu kita menjalankan ibadahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.