Terjadi Bentrok Antara Satpol PP vs Polisi Ini Kata SYL

Satpol PP vs Polisi mungkin seperti ini adalah salah satu gambaran sebuah bentrok yang terjadi di provinsi Sulawesi Selatan. Perihal bentrok yang terjadi, gubernur Provinsi Sulsel, Syahrul Yasin Limpo atau yang akrab disapa SYL akhirnya memberikan klarifikasi mengenai terjadinya bentrok antara Satpol PP kota Makassar dengan Polisi di kota tersebut.

Satpol-pp-vs-polisiSYL mengaku kalau perkelahian atau bentrok yang terjadi antara Satpol PP vs Polisi tersebut ternyata kejadiannya tidak diketahui karena apa namun terjadi secara tiba-tiba. Oleh karenanya, dirinya pun meminta kepada pihak manapun agar nantinya tidak melakukan dramatisasi terhadap bentrokan antara kedua belah pihak yang ditengarai terjadi hanya karena salah paham tersebut.

“Apa yang terjadi antara satpol PP dan Polisi merupakan insiden yang tiba-tiba kejadiannya, tak perlu didramatisir,” ungkap Syahrul, Minggu (7/8/2016) seperti dikutip dari Rakyatku.com.

Dirinya pun mengaku kalau sudah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak terkait agar nantinya keadaan menjadi kondusif dan untuk menghindari hal-hal yang sebenarnya tidak diinginkan bersama.

“Kami muspida dan Pangdam sudah melakukan koordinasi ‎terkait hal tersebut. Kapolda menangani semaksimal mungkin‎ sesuai aturan yang ada,” tambahnya.

Selain hal ini, Syahrul Yasin Limpo juga menyebutkan kalau sejak terjadi penyerangan ke kantor Satpol PP kota Makassar oleh Polisi dirinya pun kemudian langsung berkoordinasi dengan walikota Makassar yakni  Danny Pomanto.‎ Selain dengan walikota, Gubernur Sulsel pun telah melakukan juga koordinasi dengan pihak Polrestabes Makassar untuk bisa meredam aksi anarki lainnya.

“Saya sudah meminta Wali Kota Makassar dan Polrestabes Makassar agar terus bersama berkoordinasi dan menahan anak buah masing-masing,” ungkapnya.

“S‎iapapun yang bersalah, dan dalam bentuk apa saja ada aturan yang mengaturnya‎,” ungkap Syahrul.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.