Sedang Patah Hati Harus Hindari Fast Food (Masakan Cepat Saji)

Makan Fast Food
Makan Fast Food

Fast Food atau masakan siap saji saat ini memang sudah menjadi trend di kalangan masyarakat Indonesia khususnya di kota-kota besar. Bukan tanpa alasan, penikmat fast food pun meningkat seiring dengan tersedianya restoran-restoran penghidang masaka siap saji ini di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Akan tetapi, mengutip dari sebuah studi yang dilakukan belakangan ini, disarankan agar tidak mengkonsumsi makanan siap saji ketika anda sedang berada di kegalauan hati atau patah hati serta juga sedang dalam keadaan bersedih. Kenapa?

Ternyata studi tersebut menemukan fakta bahwa makanan seperti Kentang Goreng, Cheeseburger, ayam goreng yang kaya lemak dan karbohidrat yang disajikan oleh restoran siap saji tersebut dapat merusak mood seseorang. Dengan kata lain dapat merubah suasana menjadi tambah buruk.

Studi ini sendiri telah resmi menjadi sebuah penelitian ilmiah dan diterbitkan dalam jurnal Biological Psychiatry. Dalam studi ini sendiri dikemukakan fakta bahwa makanan cepat saji tersebut mampu menjadi penyebab depresi seseorang serta berbagai masalah psikis lainnya. Kenapa hal ini bisa terjadi? Jawabannya adalah ketika mengkonsumsi makanan cepat saji ternyata salah satu bakteri yang ada dalam usus yang bernama microbiome akan memunculkan sebuah reaksi yang efeknya dapat mempengaruhi otak. Dimana otak sendiri adalah bagian yang menjadi pengatur sebuah mood.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan dari Louisiana State Universtity, Amerika Serikat mengambil media tikus sebagai objek dari penelitian mereka. Dimana mereka pun menyuntikkan lemak dalam dosis yang tinggi ke tubuh tikus, serta membiarkan bakteri microbiome memberikan efek atau pengaruh terhadap otak sang tikus.

Alhasil, para tikus yang diberi suntikan lemak dalam dosis tersebut sendiri cepat merasa cemas dan juga gelisah. Saat ini, para ilmuan yang melakukan penelitian tersebut sendiri masih mencari tahu darimana bakteri micobiome tersebut muncul di usus. Meskipun demikian, salah satu hal yang sudah mereka dapati adalah mengetahui kalau bakteri tersebut dapat mempengaruhi otak serta mood.

Oleh sebab inilah, bagi anda yang sedang merasa sedih, galau atau patah hati, diharapkan untuk menghindari makanan-makanan yang memiliki kandungan lemak yang tinggi atau dengan kata lain yang dihidangkan dalam restoran-restoran fast food. Demikian informasi ini, semoga bisa membantu anda.

Sumber : Cosmopolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.