Program Unik Perusahaan Sukanto Tanoto Dalam Menjaga Kelestarian Hutan

Memiliki hutan yang luas tak akan ada artinya tanpa kemampuan untuk menjaga kelestarian hutan itu sendiri. Seperti luasnya hutan yang dimiliki oleh Indonesia, sudah seharusnya dilestarikan. Tentu tidak mudah untuk melakukannya. Ditambah lagi dengan berbagai bencana, khususnya kebakaran hutan, yang semakin mempersulit upaya menjaga kelestarian hutan.

Sebuah masalah tak bisa hanya dibiarkan lalu selesai dengan sendirinya. Sebuah solusi unik diluncurkan oleh perusahaan Sukanto Tanoto.

Sebagai salah satu pengusaha sukses Indonesia, bisnis yang didirikan oleh Sukanto Tanoto di bawah grup Royal Golden Eagle telah melebar di berbagai bidang industri berbeda, mulai dari pulp and paper, plywood, energi, hingga kelapa sawit.

Sebagai pebinis yang memanfaatkan sumber daya alam, Sukanto Tanoto tahu persis arti penting menjaga kelestarian hutan Indonesia. Sebab, tanpa hutan yang lestari, keseimbangan alam bakal terganggu.

Program unik bernaman Desa Bebas Api digagas sejak tahun 2014 sebagai upaya merawat hutan dan kesadaran bahwa kebakaran hutan dan lahan bergitu berbahaya bagi kelestarian hutan Indonesia.

Inti dari program ini adalah mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga kelestarian hutan dengan mengamankan daerahnya dari kebakaran. Nantinya akan ada insentif sebesar Rp100 juta yang diberikan jika sebuah desa mampu membuat wilayahnya terlepas dari kebakaran selama setahun. Insentif tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan bantuan pembangunan infrastruktur maupun sarana publik yang dapat digunakan untuk peningakatan kemajuan desa dan pemberdayaan masyarakat.

Program Desa Bebas Api mendapat sambutan apik. Dari hanya tiga desa yang berkomitmen untuk mengikutinya, pesertanya meningkat mencapai 18 desa. Mereka tersebar di tujuh kecamatan di tiga kabupaten yaitu Pelalawan, Siak, dan Kepulauan Meranti yang ada di Provinsi Riau.

Untuk memastikan tidak ada kebakaran yang terjadi, dibentuk sebuah komite independen sebagai pemantau. Mereka terdiri dari perangkat pemerintahan, tokoh masyarakat, hingga lembaga swadaya masyarakat.

Program unik dalam menjaga kelestarian hutan ini rupanya mendapat apresiasi dari pemerintah. Luhut Binsar Pandjaitan yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia menilai Desa Bebas Api sebagai program positif.

‚ÄúDesa Bebas Api ini, apabila digulirkan terus menerus akan membantu tidak terjadinya kebakaran-kebakaran besar seperti di tahun lalu,” kata Luhut.

Ia menambahkan, demi menjaga kelestarian hutan, program perusahaan Sukanto Tanoto ini bukan tak mungkin diterapkan di wilayah lain. “Kami terus melihat dan mempelajari. Program seperti ini bagus untuk dikembangkan,” jelas Luhut.

Perusahaan Sukanto Tanoto memang sangat peduli dalam kelestarian alam. Mereka sudah menjadikannya sebagai bagian dari operasi. Pasalnya, Sukanto Tanoto telah menggariskan usahanya agar memberi manfaat kepada alam. Menjaga kelestarian hutan adalah salah satu perwujudannya.

Bukan hanya itu, melalui Tanoto Foundation yang didirikannya, Sukanto Tanoto juga menggagas pendirian Tanoto Forestry Information Center di kawasan kampus Insititut Pertanian Bogor. Harapannya ialah ilmu kehutanan di Indonesia dapat berkembang. Pasalnya, ilmuwan kehutanan sangat diperlukan bagi pengeloaan hutan yang baik.a

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.