Program D’Academy 2 Dapat Teguran dari KPI Karena Lontarkan Kata Kasar

D'Academy 2
D’Academy 2

Ajang pencarian bakat bernyanyi dangdut yang tayang di salah satu stasiun televisi swasta nasional rupanya telah mendapatkan teguran tertulis oleh pihak KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) sebanyak dua kali. Ditengarai teguran tertulis ini diberikan karena adanya kata-kata kasar yang terlontar pada penayangan ajang pencarian bakat tersebut. Dimana insiden ini terjadi pada penanyangan D’Academy 2 tertanggal 16 April 2015 silam.

Pada tanggal tersebut terdapat tayangan tentang seorang wanita yang menyebutkan kata ‘Setan Lo’ kepada seorang pria. Terkait akan hal tersebut, pihak KPI pun menilai kata tersebut tidak layak diungkapkan mengingat penonton acara tayangan tersebut banyak yang masih berada di bawah umur.

Terkait hal tersebut, pihak KPI pun kemudian menerbitkan sebuah teguran kepada program tersebut pada tanggal 22 dan 23 April kemaren melalui media situs resmi mereka yang beralamatkan di www.kpi.go.id. Adapun rincian pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan dalam acara D’Academy 2 itu sudah secara rinci dituliskan dalam dua buah surat bernomor 433/K/KPI/04/15 dan bernomor 446/K/KPI/04/15 tersebut. Pada awalnya pihak KPI hanya memberikan sebuah peringatan kepada program pencarian bakat bernyanyi dangdut tersebut. Akan tetapi, karena hal yang sama dan terus terjadi pelanggaran maka pihak KPI pun merubah status peringatan tersebut menjadi surat teguran tertulis kedua.

Pihak KPI sebenarnya sudah melakukan teguran yang pertama ketika adanya tayangan pada tanggal 12 April 2015 yang lalu. Pada saat tersebut, salah satu wanita yang ditayangkan dalam program tersebut melakukan adegan berputar badan sehingga roknya terangkat. Alhasil celana pendeknya pun kelihatan. KPI segera bertindak mengingat hal tersebut dianggap sudah melanggar norma kesopanan dan juga kesusilaan yang dianut oleh masyarakat Indonesia.

Melalui situs KPI pihaknya masih memberikan peringatan kepada tayangan yang dipublikasikan oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional tersebut. Peringatan ini sendiri berupaya agar pihak penyelenggara dapat membenahi permasalahan internal daripada program mereka tersebut. Pihak KPI juga menghimbau kepada penyelenggara agar berhati-hati agar program yang akhir-akhir ini mendapatkan rating tertinggi teersebut agar nantinya tidak menyalahi norma kesopanan dan kesusilaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.