Profil Sigmund Freud di Google Doodle Hari ini

Sigmund Freud adalah sosok yang menghiasi Google Doodle pada hari ini, Jumat (6/5). Tentunya banyak yang penasaran mengenai siapakah sosok Sigmund Freud tersebut. Dan berikut kami sediakan profil Sigmund Freud tersebut.

Sigmund FreudNamun sebelum berangkat menunju ke Profil Sigmund Freud tersebut terlebih dahulu saya sebutkan bahwa pada hari ini, merupakan hari ulang tahun Sigmund Freud yang ke 160 tahun. Oleh karena itulah, Google meletakkan foto atau wajah beliau di laman depan alias Google Doodle hari ini, 6 Mei 2016.

Mengutip dari keterangan Wikipedia, Sigmund Freud merupakan tokoh yang mendirikan aliran prikoanalisis dalam ilmu prikologi yang lahir di Freiberg. Beliau sendiri merupakan tokoh yang terlahir di Austria dan merupakan keturunan dari Yahudi. Dimana menurut ilmu yang dipercayainya setidaknya manusia mempunyai tiga tingkat kesadaran yang meliputi sadar (conscious), prasadar (preconscious), dan tak-sadar (unconscious).

Salah satu konsep yang paling terkenal yang dicetuskan oleh Sigmund Freud sendiri adanya kepercayaan mengenai alam bawah sadar yang termasuk dalam teori Sigmund Freud. Selain itu juga Sigmund Freud memberikan sebuah pernyataan dimana setiap kelakukan manusia itu berdasar pada hasrat seksualitas (eros) dan hasrat tersebut sudah dirasakan oleh manusia sedari mereka masih kecil dari menular dari sang ibu.

Adapun pengalaman seksual yang diberikan oleh ibu sendiri mulai dari proses menyusui, kemudian berkembang tersublimasi, sehingga kemudian berproses dan berkembang sehigga muncullah sebuah perilaku yang sesuai dengan norma yang ada di masyarakat dan norma sang orang tua laki-laki atau ayah.

Meski sebelumnya Freud menolak akan adanya pernyataan dari sang kolega yakni Alferd Adler mengenai sikap manusia yang juga dipengaruh oleh adanya insting mati, namun belakangan akhirnya Sigmund Freud pun mengakui dan menyatakan kalau keduanya sejajar. Artinya tidak hanya berdasarkan pada insting seksual yang ada pada manusia saja, akan tetapi juga berdasarkan adanya insting kematian (Thanatos).

Sigmund Freud memulai pendidikan mengenai hipnotis di Perancis untuk selanjutnya dimanfaatkannya untuk pengobatan orang yang memiliki gangguan mental. Setelah berhasil menemukan baru, hipnotis kemudian ditinggalkan olehnya untuk menyembuhkan penyakit yang bersinggungan dengan tekanan mental. Metode pengobatan Sigmund Freud yang membuatnya meninggalkan ilmu hipnotis tersebut adalah asosiasi bebas dan analisis mimpi.

Pada abad ke 19, di Wina Teori-teori Sigmund Freud dan semua metode pengobatan yang dijalankan oleh Sigmund Freud akhirnya menuai kontroversi dan hal ini masih berlanjut hingga saat ini. Dimana sejumlah gagasan yang dinyatakan oleh Sigmund Freud selalu menjadi pokok pembahasan dalam kajian karya sastra, filsafat, dan budaya umum, Selain itu juga masih menjadi perdebatan dalam risalah ilmiah ilmu kedokteran.

Sigmund Freud sendiri dikenal sebagai sosok yang sangat dikenal dengan pendapat-pendapatnya di bidang psikologi. Dimana hingga saat ini beberapa istilah yang dirinya ciptakan masih digunakan oleh masyarakat dunia seperti ego, super ego, dan kompleks Oedipus.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.