Perubahan Kondisi Tubuh Tiap Menit Saat Seseorang Berbohong

Kebohongan adalah salah satu hal yang tentunya paling dibenci oleh setiap orang. Pasalnya orang akan merasakan kekecewaan ketika telah dibohongi. Anda juga harus mengetahui bahwa akan timbul efek jika anda berbohong di dalam tubuh anda.

Bohong
Bohong

Berbohong sendiri cenderung akan membuat otak dan hormon anda bereaksi. Parahnya, reaksi yang dilakukan oleh otak dan hormon tersebut lebih dominan bersifat negatif. Semakin sering anda melakukan kebohongan, maka tubuh pun akan mengadaptasi untuk melakukan kebohongan tindak lanjut.

Melansir dari beberapa sumber, berikut beberapa perubahan yang terjadi pada tubuh seseorang dari menit ke menitnya setelah kebohongan dilakukan :

Di menit awal, ketika anda menyebutkan kata yang berkonten kebohongan, maka pada kejadian tersebut saraf pun langsung mengirimkan hormon kartisol ke otak. Semakin besar kebohongan anda, maka semakin banyak pula hormon kartisol yang masuk ke dalam otak anda. Berbanding seimbang dengan jumlah hormon kartisol di otak anda maka adrenalin anda yang juga ikut terpacu. Pada kondisi seperti ini, orang akan merasakan stress dan tertekan dan otak pun akan memberikan respon pembelaan diri.

Pada menit ke 5, otak pun semakin beraksi dengan beberapa alibi yang dilakukan untuk menutupi kebohongan yang dilakukan. Dalam hal ini, otak pun disuruh bekerja keras agar kebohongan yang dilakukan tidak ketahuan dalam waktu yang bersamaan. Pada dasar inilah, maka kebohongan pertama akan berlanjut pada proses kebohongan yang selanjutnya.

Selanjutnya di menit ke 10, dimana otak sudah mampu dikendalikan oleh pemilik kebohongan. Dalam keadaan ini, cenderung orang sudah mulai bermain peran dengan kebohongannya dimana biasanya ada hal yang dibuat-buat yaitu misalnya saja menangis, atau bahkan marah-marah.

Menit ke 30, jumlah hormon kartisol yang masuk ke otak sudah mulai berkurang, dan seiring hal tersebut adrenalin pun juga berkurang. Akan tetapi hal ini kemudian berganti dengan munculnya hormon yang menyebabkan rasa khawatir muncul, yang kemudian membuat orang menjadi sangat khawatir jika suatu saat kebohongannya terbongkar.

Selanjutnya pada waktu sudah berjalan hingga satu hari yaitu sekitar 24 jam pasca kebohongan dilakukan. Pada waktu ini sendiri pembohong sudah mulai melupakan kebohongan yang dilakukannya. Akan tetapi, sebagian orang yang hatinya memiliki rasa iba akan merasakan kesedihan mengenai kenapa dirinya melakukan kebohongan. Dan hal ini kemudian akan membuat fikiran seseorang tersebut menjadi terbebani.

Kemudian ketika waktu berjalan hingga tiga hari atau 72 jam pasca kebohongan. Rasa cemas yang bersifat kronis akan terjadi, karena respon otak. Rasa bersalah pun akan meningkat yang menjadikan hormon kartisol kembali dikirmkan syaraf ke otak dengan jumlah yang terus meningkat. dan membuat otak susah berpikir jernih. Imunitas seseorang juga menurun yang membuatnya mudah terserang penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.