Nikita Mirzani Tuntut Mucikari yang Sebut Dirinya PSK

Nikita Mirzani merupakan salah satu artis kontroversial yang memang sudah sering kali tersangkut masalah hukum. Akan tetapi, dari sekian banyak masalah hukum yang dirinya hadapi, kasus yang berkaitan dengan prostitusi online yang membuatnya seperti sangat terbebani.

Nikita MirzaniHal ini terungkap ketika dalam sebuah sesi tanya jawab, dirinya menyebutkan kalau semenjak dirinya dikaitkan dengan masalah prostitusi online, dirinya pun merasa sangat terganggu. Tidak hanya merasa terganggu, pekerjaannya pun sirna. Seperti yang diketahui kalau sebelum terkuak masalah dirinya dengan prostitusi online, Nikita pun sudah menandatangani sebuah kontrak untuk menjadi pembawa acara di salah satu stasiun televisi swasta nasional, akan tetapi karena kasus ini, acara itu pun gagal tayang.

“Niki kemarin dapat program, karena kasus itu, dicut. Niki ngerasa dampaknya hebat. Dulu Niki punya kasus bisa diatasin, ini kan beban mental, moril. Niki nggak bisa jelasin ke orang,” ujar Nikita.

Tidak hanya tentang pekerjaannya yang hilang, dirinya pun mengaku tidak senyaman dulu lagi ketika harus keluar dari rumah. Sebut saja di salah satu tempat umum, perasaannya jadi tidak nyaman ketika kemudian banyak orang dengan sengaja menatap ke arahnya dengan tatapan yang sinis.

“Gue keluar rumah, ke mall, diliatin, risih. Tapi gue nggak gitu kok (tidak jadi PSK),” katanya. “Niki menyesali peristiwa itu. Di program (yang dibawakan Nikita) itu nggak ada yang ditayangin. Padahal mau nunjukin gue bisa. Ya sudah belum waktunya.”

Merasa kehidupannya terganggu sekaligus kehilangan salah satu program yang membuatnya rugi, Nikita pun kemudian memiliki rencana untuk menuntut sang mucikari yang telah menyeret namanya dalam kasus prostitusi online tersebut. Dan untuk urusan tuntut menuntut ini, Nikita pun memberikan kewenangannya kepada kuasa hukum yang telah ditunjuknya.

“Itu diurus pihak lawyer Niki,” ujarnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.