Ini Mekanisme Ujian Nasional Berbasis Komputer (Online)

Ujian Nasional 2015
Ujian Nasional 2015

Ujian Nasional berbasis komputer atau yang selama ini dikenal dengan sebutan Ujian Nasional Online mungkin membuat banyak pihak kebingungan. Pasalnya dari keterangan pers dari Mendikbud, Anies Baswedan kalau Ujian tersebut tidak menggunakan jaringan internet pada saat pengerjaannya melainkan hanya menggunakan sistem LAN atau Local Area Network yang berarti jaringan yang dibuat hanya pada atau dalam satu ruangan saja. Lalu, bagaimana sebenarnya mekanisme Ujian nasional yang akan digelar tanggal 13 April 2015 ini? Berikut ulasannya.

Ujian nasional akan segera dimulai sejak 13 April 2015, Senin ini. Terdapat dua cara yaitu menggunakan komputer atau hanya menggunakan kertas jawaban komputer biasa. Namun, yang menjadi perbincangan banyak pihak adalah yang menggunakan komputer. Pada dasarnya banyak pihak sebelumnya menyebutkan kalau Ujian nasional disebutkan akan Online. Akan tetapi sebenarnya tidak tersambung dengan jaringan internet. Dalam hal ini Kepala Pusat Penilaian Pendidikan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nizam memberikan pernyataan dengan menyebutkan kalau judulnya bukan UN Online akan tetapi UN Berbasis Komputer.

“Ini ‘judulnya’ bukan online sebetulnya, tapi UN berbasis komputer. Ya para murid mengerjakan soal UN menggunakan komputer sekolah,” jelasnya.

Pada dasarnya UNCBT atau UN Computer Based Test ini sendiri tidak menggunakan jaringan internet. Hanya menggunakan jaringan LAN saja atau Local Area Network. LAN sendiri memiliki cara kerja yang hampir sama dengan internet. Yaitu sama-sama menghubungkan komputer dengan komputer, hanya saja daerah cakupan LAN sangat sempit, karena komputer yang dihubungkan hanya pada satu ruangan saja.

Komputer-komputer yang digunakan siswa untuk mengerjakan Ujian Berbasis Komputer (client) kemudian dihubungan dengan sebuah server yang letaknya di sekolah tersebut juga. Berbeda kalau Online maka server atau pusat datanya akan berada di pusat atau mungkin bisa disebut di Jakarta. Pengadaaan komputer server di sekolah tersebut juga tentunya untuk mempermudah sistem pengawasan agar nantinya bisa cepat diatasi segala masalah yang terjadi.

Sementara itu, meskipun pengerjaan Un tidak dilaksanakan dengan koneksi internet, akan tetapi jaringan internet tetap akan digunakan oleh sekolah yaitu sebelum UN digelar untuk mendownload data UN dan soal dari server pusat dan sesudah UN dilaksanakan dengan keperluan mengirim hasil UN yang telah dikerjakan oleh siswa.

“Tiga hari sebelum UN, pihak sekolah sudah bisa mulai mengunduh soal ujian dari server pusat. Tentu proses ini butuh internet,” lanjut Nizam.

Sementara itu, untuk bisa menjawab soal UN para siswa yang akan ujian dengan menggunakan sistem komputer atau UN berbasis Komputer akan masuk atau login ke halaman soal dengan memasukkan Nomor peserta UN dan password yang telah dibagikan oleh Pengawas dari Pusat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.