Ini Alasan Toshiba dan Panasonic Tutup dan PHK 2500 Buruh

Dua perusahaan elektronik raksasa asal Jepang yakni Toshiba dan Panasonic belakangan dikabarkan akan segera ditutup. Atas penutupan tersebut, Said Iqbal yang merupakan presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dalam wawancara terhadap pers menyebutkan setidaknya akan ada 2500 buruh yang akan di PHK. Penutupan Toshiba dan Panasonic ini sendiri dikarenakan adanya daya beli masyakarat terhadap dua produk asal Jepang tersebut terbilang rendah.

KaryawanSaid juga menyampaikan kalau 500-700 buruh telah di PHK pada kurun waktu Desember hingga Januari 2016 di Panasonic Lighting Pasuruan. Dan selanjutnya akan ada 900 hingga 1.000 karyawan Panasonic Lighting Cikarang-Bekasi yang juga akan mengalami nasib serupa dalam periode Februari hingga Maret 2016 mendatang. Dan dua pabrik Panasonic Lighting ini secara resmi ditutup.

Tidak hanya Panasonic saja, pasalnya Toshiba di Cikarang-Bekasi juga mengumumkan akan ditutup pada pertengahan Januari 2016 ini. Padahal perlu diketahui bahwa pabrik tersebut merupakan satu-satunya pabrik Toshiba yang tersisa di Indonesia dari enam perusahaan Toshiba sebelumnya yang ada di Indoneisia dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Pabrik tersebut pun dipastikan akan berhenti beroperasi pada Maret atau April 2016 mendatang.

Said pun menyampaikan kalau dua perusahaan besar asal Jepang yakni Toshiba dan juga Panasonic ini sendiri dikarenakan rendahnya daya beli masyakarat terhadap produk-produk dari dua perusahaan tersebut. Hal ini berdampak pada anjloknya pendapatan yang didapatkan oleh kedua perusahaan tersebut.

“Diakui manajemen Toshiba misalnya, produk televisi Toshiba tidak laku lagi dalam lima tahun terakhir. Sebelumnya banyak yang beli. Itu karena daya beli masyarakat melemah akibat upah murah pemerintah” Disampaikan oleh Said seperti dikutip dari Liputan 6

Selain dua perusahaan elektronik asal Jepang tersebut nantinya juga akan ada perusahaan elektronik besar asal Korea Selatan yang juga akan gulung tikar nantinya per Januari 2016. Keduanya yakni PT Samoin yang telah memecat karyawannya sejumlah 1200 orang. Dan juga PT Starlink, yang juga telah memPHK 500 karyawannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.