Ini 12 Situs Islam Diblokir dan Siap Dibuka Kembali

Hacker ISIS
Hacker ISIS

12 Situs yang sebelumnya dicap sebagai situs penyebar ajaran Islam radikal dan sempat di blokir oleh pihak ISP akhirnya kembali dibuka. Hal ini tentunya membuat kontroversi yang selama ini terjadi tentang situs tersebut seperti menemui titik terang. Hal ini disampaikan langsung oleh Agus Barbas yang merupakan Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur, Kemenko Polhukam. Dimana menurut penuturannya situs yang dilakukan normalisasi atas hak aksesnya tersebut adalah 12 situs yang mengajukan normalisasi kepada pihaknya. Lalu, bagaimana dengan situs yang tidak mengajukan normalisasi tersebut?

“Kami sudah kontak ISP untuk perbarui situs. Paling enggak, besok (Jumat, 10/4) sudah bisa diakses kembali,” kata dia Kamis (9/4) di Jakarta saat rapat dengan Panel Terorisme, SARA, dan Kebencian dari Forum Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif (PSIBN).

Mengutip dari laman CNN Indonesia, diketahui sebanyak 12 situs telah mengajukan normalisasi atas hak akses mereka. Dan ke 12 situs tersebut antara lain adalah  sebagai berikut :

  1. arrahmah.com
  2. aqlislamiccenter.com
  3. hidayatullah.com
  4. muslimdaily.net
  5. salam-online.com
  6. gemaislam.com
  7. dakwatuna.com
  8. panjimas.com
  9. kiblat.net
  10. voaislam.com
  11. eramuslim.com
  12. an-najah.net

2 situs yang terdapat di list paling bawah yaitu eramuslim.com dan juga an-najah.net merupakan dua buah situs yang baru mengajukan normalisasi dengan menggunakan surat pada tanggal 8 April 2015 kemaren. Namun, tetap dibuka hak untuk normalisasinya.

Meskipun hak akses mereka telah dibuka dan mendapatkan normalisasi akan tetapi kedua belas situs ini sendiri masih mendapatkan pengawasan dari pihaknya. Hal ini sendiri setidaknya hingga muncul sebuah peraturan resmi mengenai kriteria radikalisme itu sendiri. Kriteria ini sendiri masih menjadi pembahasan oleh tim panel yang mengurusi masalah radikalisme tersebut.

“Kita normalkan ke-12 situs ini di bawah pengawasan, sembari menunggu diskusi tim panel lebih jauh lagi soal kriteria radikalisme,” sambungnya.

Sementara itu, nasib 7 situs lain yang belum mengajukan normalisasi pun saat ini masih diproses dan dianalisa oleh tim panel Forum PSIBN. Sebenarnya pihaknya sendiri sudah melakukan kegiatan pertemuan atau rapat guna membahas radikalisme itu sendiri, akan tetapi hingga kini belum ada hasil dalam menentukan kriteria radikalisme. Meskipun demikian tim mereka masih akan membahas akan masalah ini dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.