Imam S Arifin Ditangkap Saat Pakai Sabu, Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Salah satu artis dangdut ternama Indonesia, Imam S. Arifin belakangan dikabarkan ditangkap oleh pihak Kepolisian Republik Indonesia saat sedang menggunakan narkoba jenis sabu Jakarta Pusat pada Sabtu (27/8). Diketahui bahwa penangkapan Imam S Arifin kali ini bukan untuk yang pertama kalinya, pasalnya pedangdut ini sebelumnya sudah pernah dua kali ditangkap oleh pihak Polisi. Atas penangkapan tersebut, Imam S Arifin pun diancam hukuman penjara selama 12 tahun.

Imam-S-Arifin-Ditangkap-Saat-Pakai-Sabu-640x361Kronologi penangkapan Imam S Arifin sendiri dilakukan pada salah satu kamar apartemen di wilayah Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Sabtu, 27 Agustus 2016 sore. Adapun waktu penangkapan ini sendiri mengutip dari keterangan yang dimuat oleh Tribunnews yang menyebutkan keterangan dari Kepala Unit 1 Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Mansyur Busairi.

Setidaknya dari tangan pelaku alias Imam S Arifin pada saat penangkapan turut diamakan juga barang bukti berupa kepemilikan Sabu seberat 0,36 gram yang disimpan dalam paket kantong plastik kecil. Beserta itu juga didapatkan bong penghisap sabu yang dibuat dari dot bayi, sedotan dan juga sebuah cangklong sebagai alat yang digunakan untuk menghisap sabu.

Berita ini pun dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setyono.

Tersangka satu orang atas nama Imam S Arifin, laki-laki 56 tahun, penyanyi dangdut. Barang bukti yang ditemukan beberapa miligram sabu.

Imam S Arifin sendiri ditangkap karena masalah kasus sabu bukan untuk yang pertama kalinya, dimana sebelumnya suami pedangdut Nana Mardiana ini pun telah merasakan ditangkap polisi dalam dua kali operasi. Pertama kali, Imam S Arifin ditangkap oleh Polisi saat berada di Medan pada tahun 2008. Dimana pada tahun tersebut, Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman penjara selama 4 tahun kepada Imam S Arifin. Hanya saja Imam S Arifin kemudian dinyatakan bebas bersyarat pada Agustus 2009.

Namun, kemudian berselang dua tahun yaitu di tahun 2010, Imam S Arifin kembali diamankan pihak Kepolisian di salah satu kamar apartemen di Jakarta untuk permasalahan yang sama. Dimana dalam kasusnya tersebut, Imam S Arifin divonis bersalah dan mendapatkan hukuman 4 tahun 6 bulan penjara. Alhasil, dirinya pun masih merasakan udara bebas dari Lapas Salemba Jakarta Pusat pada Mei 2014 yang lalu. Hanya saja  2 tahun berselang yakni pada 27 Agustus 2016 dirinya kembali ditangkap Polisi untuk masalah yang sama,

Untuk yang ketiga kalinya, Imam S Arifin digelandang Polisi dengan kasus yang sama. Akibatnya dirinya pun diancam pasal UU 35 2009 UU Narkotika dengan ancaman maksimal 12 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.