Gadis Ini Didenda Rp. 326 Juta Karena Tidak Ingin Dijodohkan

Pernikahan di India
Pernikahan di India

Santadevi Meghwal merupakan salah satu gadis yang bernasib malang. Hanya karena dirinya tidak mau kembali dinikahkan dengan pasangan yang sebenarnya sudah dinikahkan dengannya selagi dirinya masih kecil, dirinya dan keluarganya harus membayar denda yang jumlahnya tidaklah kecil. Jumlah denda yang harus dibayar adalah 1,6 juta rupee atau jika dirupiahkan menjadi Rp. 326 juta. Kejadian unik sekaligus menyedihkan ini sendiri terjadi di sebuah desa di negara bagian Rajhastan, India yaitu Desa Rochihan Khurd.

Adapun perihal jatuhnya denda yang jumlahnya sangat tinggi itu sendiri diputuskan oleh dewan adat setempat. Sebenarnya Santadevi sendiri sudah dinikahkan dengan lelaki tersebut sejak dirinya baru menginjak usia 11 bulan. Sebelumnya memang kedua pasangan ini tidak saling mengetahui mengenai hubungan pernikahan yang telah dilaksanakan tersebut hingga keduanya menginjak usia dewasa. Dan pernikahan ini pun baru diberitahukan oleh orang tuanya ketika dirinya ingin menikah.

“Saya tidak mau menikah, saya ingin jadi guru,” kata Devi.

Pada awalnya memang mereka berdua ingin kembali dinikahkan. Akan tetapi, akhirnya ayahnya pun luluh, dengan niat yang besar dari anaknya tersebut untuk menjadi seorang guru. Padmaran yang merupakan ayahnya pun kemudian berdiskusi dengan calon besannya tersebut untuk membatalkan pernikahan kedua putra dan putrinya. Namun, niat baik ayahnya tersebut tidak disambut dengan baik oleh orang tua pihak pria, dimana Padmaran dianggap telah merusak aturan adat yang selama ini menjadi tradisi bagi penduduk disana. Pihak masyarakat pun kemudian menyepakati agar keluarga Padmaran membayar denda kepada keluarga pria.

“Warga desa terus mendesak agar putri kami menikah,” kata Padmaram.

Namun, Padmaran beruntung karena salah satu LSM bernama Sarathi Trust yang mau mendampinginya ikhwal pernikahan tersebut. Akhirnya Aktivis LSM itu pun bali menggugat dewan adat Rochihan atas dugaan pemaksaan terjadinya pernikahan dini.

Untuk diketahui bahwa memang peraturan yang berlaku di negara federal India pun sebenarnya melarang pernikahan anak usia di bawah 18 tahun. Namun, hal ini sangat bertentangan dengan peraturan yang berlaku di beberapa daerah di India dan termasuk diantaranya adalah Rajashtan yang masih melestarikan adat pernikahan di usia balita.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.