D’Academy Celebrity ‘DAC’ Indosiar Ditegur KPI, Inilah Alasannya

D’Academy Celebrity yang dikenal dengan DAC merupakan salah satu kompetisi bernyanyi dangdut yang khusus untuk para selebriti yang ingin menjajal kemampuannya sekaligus bersaing dengan para artis lain yang menjadi peserta dalam bernyanyi dangdut. Namun, belakangan DAC sendiri mendapatkan sorotan oleh banyak orang karena ditegur oleh pihak Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI. Apakah yang menyebabkan DAC ditegur KPI? Berikut ulasan menariknya.

DACDari keterangan resmi yang dirilis oleh KPI diketahui bahwa program kompetisi bernyanyi dangdut khusus para artis atau yang lebih populer dengan singkatan DAC tersebut telah melanggar beberapa ketentuan penyiaran yang diberlakukan oleh pihaknya. Dimana untuk referensinya, pihak KPI menyoroti tayangan DAC pada tanggal 19 April 2016. Dimana pada tayangan program DAC tertanggal tersebut terdapat adegan yang tak pantas tayang di televisi yakni terdapat adanya adegan yang menunjukkan seorang pria sedang menghina pria lainnya dengan mengelap mukanya dengan kaos kaki.

Selain memang dianggap sebagai hal yang menunjukkan budaya ketimuran, yang tidak sopan, juga terdapat beberapa kata-kata kasar yang sangat kurang pantas diucapkan pada acara live yang berlangsung saat itu.

Beberapa kata yang dianggap tidak baik atau kasar tersebut antara lain seperti ‘muke lu jengkol banget’, ‘gorong-gorong semanggi’, dan ‘muka lu di ambang kehancuran’.

Pihak KPI sendiri berpendapat kalau kata-kata ini dapat memberikan pengaruh negatif pada para anak-anak serta remaja yang juga menonton acara tersebut. Apalagi memang saat ini DAC menjadi suguhan yang menarik bagi para penikmat dangdut yang mayoritasnya juga ditonton oleh anak-anak dan remaja.

Akibat teguran ini, pihak Indosiar yang menaungi program DAC sendiri mendapatkan sanksi berupa teguran dan peringatan secara tertulis oleh pihak KPI khusus untuk program DAC dan diminta untuk melakukan beberapa evaluasi terkait tayangan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.