Ketahui 5 Langkah Mudah untuk Peduli Anak

Semua orang setuju bahwa anak adalah investasi masa depan. Bahkan pemerintah pun sangat peduli dan membuat beberapa program khusus agar anak-anak bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan bermanfaat bagi masa yang akan datang.

Beberapa program yang dikeluarkan pemerintah dalam hal peduli anak, seperti wajib belajar 9 tahun, sekolah gratis, dan kartu Indonesia pintar sejatinya berfungsi memberikan pendidikan bagi setiap warga negara agar mampu memiliki kemampuan dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Program ini memiliki tujuan jauh ke depan yaitu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar memiliki kemampuan untuk memahami dunia, mampu menyesuaikan diri dengan perubahan, mampu meningkatkan kualitas hidup dan martabatnya. Program wajib belajar yang dicanangkan pemerintah bertujuan untuk pemberian kesempatan belajar seluas-luasnya kepada kelompok usia sekolah untuk mengikuti pendidikan dasar tersebut.

Namun kenyataannya masih banyak kendala yang dihadapi dalam melaksanakan program pendidikan wajib sekolah 9 tahun dan sekolah gratis. Berdasarkan data UNICEF, sebanyak 2,5 juta anak Indonesia yang seharusnya bersekolah tidak dapat menikmati pendidikan. Tercatat, 600.000 usia sekolah dasar (SD) dan 1,9 juta anak usia sekolah menengah pertama (SMP).( www.unicef.org/indonesia/id/education.html). Data ini menunjukan masih banyak anak yang putus sekolah dan belum bisa menikmati pendidikan jenjang tinggi.

Masih banyak masyarakat yang mengeluhkan, bahwa sekolah yang seharusnya gratis ternyata tidak benar-benar gratis. Sekolah sendiri juga mengalami kendala untuk mengikuti program gratis ini karena sekolah tidak sekedar datang dan belajar tetapi juga membutuhkan alat tulis, buku, seragam, uang jajan, dan masih banyak kebutuhan yang lainnya. Itulah yang menyebabkan banyak anak Indonesia yang putus sekolah, masalah utamanya adalah perekonomian.

Untuk itulah tetap di butuhkan partisipasi dari masyarakat luas untuk membantu anak-anak, terutama dalam hal pendidikan. Masalah ini jelas tidak bisa di atasi sepenuhnya oleh pemerintah. Banyak lembaga independen yang juga mulai memberikan perhatian dan membuat berbagai program peduli anak.

Salah satu lembaga dunia yang kredibel dan memang mengkhususkan pada anak-anak adalah UNICEF. Khusus untuk Indonesia, UNICEF membantu pemerintah untuk mewujudkan kesetaraan dalam dunia pendidikan, sehingga jumlah anak putus sekolah karena kurang biaya bisa semakin berkurang. Salah satu program UNICEF adalah dengan meningkatkan partisipasi masyarakat melalui donasi. Beberapa program donasi telah dilakukan oleh UNICEF, bahkan saat ini telah tersedia cara berdonasi secara online. Masyarakat dapat memanfaatkan cara berdonasi mudah melalui website UNICEF. Berikut 5 langkah berdonasi online melalui UNICEF bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Kunjungi website supportunicefindonesia.org
  2. Klik tombol “Donasi sekarang”
  3. Pilh Jenis donasi:
  4. Donasi Rutin, yaitu donasi yang dilakukan dengan cara debit kartu kredit donatur secara rutin setiap bulan
  5. Donasi Sekali, yaitu jenis donasi yang dilakukan hanya satu kali oleh donatur
  6. Isi data diri berupa nama lengkap, email dan nomor telepon
  7. Lakukan pembayaran. Untuk donasi rutin hanya bisa dengan cara debit kartu kredit, sedangkan donasi sekali selain dengan kartu kredit, bisa juga melalui internet banking, transfer rekening, maupun melalui mini market yang telah bekerja sama.

Semoga dengan berbagai kemudahan ini, akan mewujudkan program peduli anak yang lebih baik.