Obat Tidur yang Membahayakan Kesehatan dan Mengancam Hidup Anda

Ternyata tidak sedikit orang yang mempunyai pola tidur kurang baik, bahkan untuk tidur malam sekalipun mereka sulit. Beberapa dari mereka memilih untuk selalu mengkonsumsi obat tidur untuk membantu mempercepat tidurnya. Tetapi penggunaan yang salah dan rutin setiap hari akan sangat membahayakan, baik itu jangka pendek ataupun jangka panjang. Mungkin karena banyaknya situs jual beli online tidak resmi yang menjual berbagai jenis obat-obatan mempercepat tidur membuat banyak orang mudah mendapatkannya.

Ramuan untuk mempercepat tidur hadir dengan berbagai macam dan jenis, ada yang digunakan untuk membuat tidur lama atau membuat mudah tidur. Pertama kelompok obat benzodiazepis, yang mempunyai peran untuk memperlambat kerja sistem saraf. Kemudian ada juga non-benzodiazepine yang mempunyai efek samping lebih ringan. Berikut ini beberapa efek samping yang bisa timbul dari pemakaian obat tersebut, antara lain:

  • Nafsu makan yang berubah dan tidak menentu.
  • Pada bagian kaki, lengan dan juga tangan akan merasakan rasa terbakar.
  • Terserang diare.
  • Susah membuat tubuh seimbang.
  • Sakit kepala yang berlebihan.
  • Sekitar mulut dan bibir sampai dengan tenggorokan mengering.
  • Selalu buang angin dan merasakan nyeri pada ulu hati.
  • Pada siang harinya akan lebih merasa ngantuk, lemas dan membuat tubuh selalu bergetar.
  • Munculnya nyeri pada perut dan mual.
  • Berat badan yang bertambah tetapi detak jantung tidak beraturan.

Itu hanya sebagian dari banyaknya efek samping yang bisa muncul, selain itu juga ada beberapa bahaya bagi pengguna dalam jangka waktu yang lebih panjang diantaranya:

  1. Seperti yang dikatakan diatas bahwa pecandu obat tidur sering merasakan gemetar pada seluruh badannya. Nah. Hal tersebut dapat memicu rentan terjadinya kecelakaan dan lebih parahnya dapat mengakibatkan patah pada tulang terutama bagian panggul.
  2. Sebagai pengguna obat yang aktif hal itu justru semakin memperparah frekuensi jam tidurnya atau orang sering menyebutnya REM (Rapid Eye Movement). Itu merupakan kondisi orang tidur pada saat terjadinya mimpi, secara otomatis fungsi emosionalnya akan lebih meningkat dan mudah tersinggung saat bersosial dengan orang lain.
  3. Sangat berbahaya untuk penderita penyakit jantung karena obat tersebut akan menekan sistem pernafasan dan memperburuk saluran nafas saat tertidur.
  4. Karena ramuan obat mempercepat tidur itu bekerja pada sistem saraf pusat, jadi sangat mempengaruhi suasana hati atau emosional seseorang yang semakin susah terkendali.
  5. Namun jika seorang pecandu menghentikan penggunaannya dapat mengalami gangguan pola tidur yang semakin parah. Mereka akan lebih sering bermimpi tetapi juga terbangun dalam waktu yang cepat.

Nah, itulah efek samping dan juga bahaya yang timbul karena terlalu sering menggunakan obat untuk mempercepat waktu tidurnya. Tetapi bagi Anda sebagai pecandu obat tersebut jika mempunyai niatan untuk menghentikan tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Karena pecandu obat jika dihentikan dalam waktu yang singkat akan cepat merasa gugup, gemetar, lemah. Dan parahnya pengguna dapat mengalami kejang dalam beberapa waktu setelah penghentian pemakaian obat tersebut.

Jadi bagi yang ingin menghentikan pemakaian sangat disarankan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu atau mungkin harus melakukan pengobatan kurang lebihnya satu bulan. Banyak pakar kesehatan yang mengatakan bahwa pengguna aktif obat tidur mempunyai resiko kematian yang lebih cepat. Selain itu juga akan lebih mudah terjangkit berbagai jenis penyakit yang berasal dari parasit, dan memungkinkan pengguna obat mengidap penyakit kanker. Bagaimana, masih akan melanjutkan penggunaan obat untuk mempercepat tidur?