Tips Menata Desain Interior Rumah Minimalis yang Harus Anda Tahu

Rumah minimalis adalah salah satu tipe rumah terbaru yang mengusung konsep perpaduan fungsi beberapa bagian rumah menjadi satu. Hal ini bertujuan untuk menghemat budget dalam pembuatan. Meski demikian, rumah tentu masih terasa sangat nyaman untuk ditempati asalkan desain interior rumah minimalis yang digunakan mendukung segala aktivitas orang yang berdiam di dalam rumah tersebut. Lalu, seperti apakah desain interior rumah minimalis yang dimaksud?

Berikut adalah bagaimana cara penataan desain interior rumah minimalis yang harus anda ketahui :

Pemilihan Tema

Tema rumah adalah pondasi langkah yang anda akan lakukan ke depannya. Oleh karena itu, pemilihan tema ruangan yang anda akan usung tentu menjadi hal yang paling utama dalam penataan desain interior rumah minimalis anda. Jika sudah ditentukan, maka pekerjaan anda pun akan jadi lebih terarah. Misalnya dalam pembelian sofa atau kursi tamu, terus juga berbagai furniture lain serta pemilihan warna cat nantinya.

Gunakan Furniture Multifungsi

Memiliki rumah minimalis harus membuat anda lebih kreatif, dimana harusnya anda meletakkan barang di ruangan dengan cara yang lebih efesien sehingga ruangan anda pun akan terlihat besar dan cukup untuk segala barang dan keperluan anda. Oleh karena itu, lebih baik menggunakan furniture dengan fungsi ganda.

Singkirkan Benda Kurang Bermanfaat

Jika memang benda atau furniture yang anda punya tidak terlalu bermanfaat maka akan lebih baik untuk membuang atau menyingkirkannya. Hal ini akan kembali kepada keharusan anda untuk bijaksana dalam menata ruangan anda sehingga tidak terlihat sangat penuh.

Bersihkan Lantai dan Dinding dari Barang Tak Diperlukan

Aksesoris yang biasa diletakkan pada bagian lantai dan juga dinding akan lebih baik dihilangkan jika memang hal tersebut tidak diperlukan dan jangan sampai terlalu banyak. Pasalnya jika aksesoris terlalu banyak akan membuat ruangan anda terlihat sangat sesak dan penuh.

Warna

Desain interior rumah minimalis akan lebih cocok dengan warna-warna yang lebih lembut bukan yang mencolok. Meski demikian, warna mencolok tetap bisa digunakan hanya saja, lebih kepada hal-hal yang dibuat sebagai aksen saja, jangan terlalu banyak menggunakan warna tersebut.