Jenis Olahraga yang Boleh Dilakukan Oleh Ibu Hamil

Hamil, bukanlah salah satu penghalang bagi wanita untuk tetap berolahraga. Bahkan beberapa pendapat justru mengatakan bahwa wanita yang sedang hamil akan tetap bagus untuk melatih otot dan tubuhnya agar dapat memudahkan persalinan dan juga dapat menyehatkan janin yang ada di kandungan mereka. Hal ini tentu saja dapat dilakukan jika sang wanita melakukan olahraga ibu hamil yang benar dan direkomendasikan.

Meski memang dianjurkan untuk berolahraga atau berlatih fisik, akan tetapi ibu hamil tetap harus memperhatikan porsi dari latihan tubuhnya tersebut agar tidak menjadi sebaliknya yakni membahayakan janin yang ada di dalam kandungannya. Sebut saja beberapa aturan yang perlu diketahui yakni pada trimester pertama, dimana akan lebih baik jika ibu hamil menghindari panas tubuh dan juga detak jantung yang harusnya kurang dari 140 denyut dalam 1 menitnya.

Mengingat akan hal ini, olahraga ibu hamil apa sajakah yang cocok dilakukan? Berikut adalah beberapa olahraga ibu hamil yang terbilang masih aman untuk dilakukan seperti mengutip dari laporan Times of India :

  1. Latihan Kegel ; Gerakan dair latihan kegel ini sendiri bertujuan untuk melatih otot dasar panggul, sehingga akan sangat baik bagi ibu yang ingin persalinannya lebih mudah. Dimana ibu sendiri dilatih untuk bisa mengendalikan beberapa otot dalam proses persalinannya nanti. Selain saat hamil, latihan kegel ini sendiri baik dilakukan saat sudah melahirkan, dimana tentunya akan menyembuhkan dan mengembalikan kontrol dari kandung kemih serta juga mampu membuat otot-otot panggul menjadi kuat kembali.
  2. Renang ; Olahraga berenang juga baik dilakukan oleh ibu hamil, pasalnya dapat menjadikan tubuh menjadi lebih kencang dan menghindari masalah stress yang terjadi pada sendi. Olahraga ini pada ibu hamil juga dapat melatih kardiosvolar dengan denyut jantung yang akan meningkat dengan cara yang aman dan tidak menimbulkan panas yang berlebihan.
  3. Jalan Kaki ; Olahraga yang paling mudah ini juga terbilang masih aman dilakukan oleh ibu hamil setidaknya selama 20 menit sehari. Gunakan alas kaki yang sesuai dan jangan memaksakan proses karena kemampuan masing-masing wanita berbeda.
  4. Jogging ; Untuk melakukan olahraga ibu hamil berlari-lari kecil sendiri hanya bisa dilakukan ketika ada rekomendasi dari pihak dokter. Jika memang dokter melarang akan lebih baik jangan pernah dilakukan, hal ini karena memang dokter mungkin lebih mengetahui bagaimana kondisi fisik ada selama proses kehamilan anda.
  5. Bersepeda ; Jika memang anda adalah orang yang gemar bersepeda maka selama anda hamil, akan lebih baik memilih olahraga bersepeda dengan menggunakan sepeda statis. Dimana hal ini nantinya bertujuan agar anda terhindar dari masalah jatuh pada saat bersepeda nantinya. Yang perlu anda sadari adalah proses bersepeda justru akan membuat tekanan akan lebih besar terjadi pada punggung, oleh karenanya jika memang anda sudah tidak mampu akan lebih baik jika anda berhenti.
  6. Menaiki Tangga ; Jika memang anda punya rumah yang memiliki tangga, maka hal ini bisa jadi solusi olahraga yang lebih murah dan tepat, akan tetapi tetap perlu kehati-hatian dalam melakukan hal itu semua.
  7. Aerobik ; Melakukan olahraga ibu hamil aerobik sama seperti jogging, dimana anda harus mendapatkan rekomendasi terlebih dahulu dari pihak dokter untuk melakukannya.

Demikianlah beberapa olahraga ibu hamil yang bisa anda lakukan pada saat anda sedang hamil. Utamakanlah keselamatan bayi yang ada dalam kandungan anda. Jangan memaksakan diri untuk berolahraga dan lakukan sesuai dengan kemampuan anda serta jangan sungkan untuk berhenti jika memang anda sudah tidak sanggup lagi. Semoga bayi anda sehat dan terlahir normal. amiin.