Jessica Wongso Selalu Menangis Setelah Dengar Kata-Kata Hakim Ini

Jessica Kumala Wongso merasa sangat shock ketika dirinya mendengar apa yang diungkapkan oleh Binsar Gultom anggota Manjelis Hakim dalam persidangan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salichin. Dimana menurut Otto Hasibuan kuasa hukum Jessica hal ini dikarenakan oleh ucapan Binsar yang menyebutkan bahwa seseorang bisa saja dihukum meski tak ada saksi.

jessica_20160131_120606

“Pernyataan hakim Binsar itu salah satu di antaranya mengatakan tidak ada saksi pun bisa dihukum. Yang dia bilang kasus di Bogor pun, tanpa saksi bisa dihukum. Itu langsung menbuat Jessica shock,” ujar Otto sebelum persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2016).

Dari penjelasan Otto, diketahui karena ucapan yang dilontarkan oleh Binsar tersebutla diketahui kalau saat ini, Jessica Wongso tengah sakit dan merasa sangat down. Dimana disebutkan juga olehnya kalau Jessica saat ini sudah tidak percaya lagi akan Binsar.

“Dia menangis terus. Dia shock, dia sakit, stres gara-gara itu. Jessica sendiri sudah tidak meyakini hakim Binsar,” kata dia.

Pada dasarnya, Jessica sendiri masih merasa sangat tenang sebelum Binsar menyebutkan hal tersebut. Akan tetapi, kondisi Jessica pun langsung berubah ketika dirinya mengungkapkan apa yang diucapkan oleh Binsar tersebut.

“Ketika Pak Binsar mengatakan itu tanpa saksi bisa dihukum, dia down. Keadilan di mana lagi,” ucap Otto.

Otto pun menyebutkan dan membantah kalau apa yang diungkapkan oleh Binsar tersebut. Dimana menurutnya bahwa kita sebenarnya tidak bisa menyamakan semua kasus hukum yang terjadi saat ini dengan kasus seperti pencabulan dan pembunuhan anak di bawah umur. i Jasinga, Bogor, dimana kala itu pelaku mengakui akan perbuatannya.

Sementara itu, dalam kasus yang dialami oleh kliennya tersebut, atas terbunuhnya Mirna kliennya yakni Jessica tidak merasa membunuh Mirna.

“Dia kan enggak bisa samakan dengan perkara lain. Perkara lain ada kriteria sendiri. Jadi, sangat tragis memang,” ujarnya.

Mirna sendiri meninggal setelah menenggak kopi Vietnam yang dipesan oleh Jessica sebelumnya di kafe Olivier, Grand Indonesia pada tanggal 6 Januari 2016. Dalam kasus ini,  JPU pun menuduh bahwa Jessica adala pelaku pembunuhan berencana atas Mirna.

Leave a Reply

Your email address will not be published.