Berita Terkini : Cemilan Bikini (Bihun Kekinian) Berslogan ‘Remas Aku’ Plus Gambar Bikini, Picu Imajinasi Liar Konsumen

Berita Terkini : Cemilan Bikini (Bihun Kekinian) Berslogan ‘Remas Aku’ Plus Gambar Bikini, Picu Imajinasi Liar Konsumen

Cemilan-Bikini-Remas-Aku-696x402Bikini atau Bihun Kekinian merupakan salah satu camilan yang belakangan mengundang banyak kontroversi di masyarakat. Dimana banyak pihak yang menyayangkan akan adanya tersebar produk camilan tersebut sebagai salah satu bentuk dari kreatifitas dan demokrasi yang kebablasan. Dimana tokoh ulama yang tergabung dalam MUI Jawa Barat menilai kalau apa yang ditampilkan pada kemasan Bikini ini yang menggunakan hal yang bersifat pornografi bisa memancing terjadinya imajinasi yang “liar” dari siapa saja yang melihatnya.

“Mari berbisnis dengan memerhatikan aspek moral sehingga tidak menimbulkan kerusakan terutama mental dan generasi muda,” tutur Sekretaris Umum MUI Jabar, Rafani Achyar, di kantornya, Kota Bandung, Kamis (4/8/2016), seperti dilansir tim Asek via Tribun.

Lebih jauh Rafani sendiri menilai apa yang ditampilkan dalam kemasan bihun yang memiliki tag line “remas aku” tersebut memang memiliki banyak hal yang berkaitan dengan pornografi yang memang sangat tidak baik bagi mental siapa saja yang melihatnya yang tak lain adalah para konsumennya. Tidak hanya itu saja, namun gambar yang ditampilkan dalam kemasan berupa tubuh wanita yang sedang mengenakan bikini pun bisa jadi akan menimbulkan imajinasi liar para konsumen pria tentunya, tak lupa pula tag line yang menggunakan “remas aku” .

“Memang bihun enak diremas, tapi kalau ditempelkan di bikini itu maka imajinasi akan ke mana. Apalagi lihat tubuh wanita yang ada di sampul, jelas itu pornografi,” tandasnya.

Karena memang bisa menimbulkan hal yang bersifat mudharat bagi umat maka, secara khusus MUI Jawa Barat meminta kepada pemerintah agar Bihun Kekinian tersebut berhenti diproduksi atau berganti nama dan bungkus dengan yang lebih sopan dan menjual. Selain itu juga tentu akan menimbulkan pro dan kontra nantinya. Pokok masalahnya tentu adalah dari pemilihan gambar dan juga tag line dari Bihun tersebut.

“Baik dari gambar dan kata-kata jelas bernuansa pornografi,” tegas Rafani.

Seperti apa yang diungkapkan oleh Rafani ini, beredarnya sebuah camilan dengan merk dagang Bikni yang menggunakan tag line “Remas Aku” ini pun mulai menimbulkan kehebohan di dunia maya khususnya Twitter. Dimana tag “Remas Aku” pun menjadi salah satu trending topik di jaringan Twitter Indonesia. Sebagian besar dari para pengguna Twitter di Indonesia pun memprotes adanya Bikini yang mereka nilai dapat merusak moral Bangsa.

Remas-Aku-Trending-TopikBikini

“Oh jadi Remas Aku ini Makanan ringan. “Bikini” Bihun Kekinian. Wuanjiirr..mau merusak moral anak2 nih? ,” ; “Snack itu sangat dekat dengan anak-anak. Kalau snack BIKINI (Remas Aku) itu beredar di tangan mereka, itu sudah merusak kepribadian,” komentar beberapa netizen.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.