Inilah 8 Fakta Menarik Eno dan Kronologis Pembunuhannya

Pembunuhan sadis setelah sebelumnya diperkosa yang menimpa gadis bernama Eno Parihah saat ini menjadi berita yang sangat banyak dibicarakan di masyarakat dan di berbagai media sosial. Betapa tidak, Eno Parihah ditemukan dalam keadaan bugil dengan pacul menancap pada bagian intimnya.

Pembunuh Eno

Eno Parihah sendiri meurpakan gadis yang dikenal kerap membantu menopang perekonomian keluarganya. Dimana dirinya adalah seorang gadis yang tamat SMK dan kemudian langsung memutuskan untuk bekerja agar bisa membantu perekonomian keluarganya. Dan berikut 8 fakta menarik dari Eno :

  1. Saat ditemukan tewas terbunuh, Eno merupakan seorang gadis yang berusia baru 18 tahun.
  2. Dirinya merupakan seorang anak keempat dari 7 bersaudara
  3. Eno merupakan anak dari pasangan suami isteri Fahri dan Mahmudah
  4. Eno merupakan alumni dari salah satu SMK negeri yang ada di Serang, Banten
  5. Tempat tinggal Eno beralamatkan di Bangkir, Kelurahan Pegandikan, Lebak Wangi, Kabupaten Serang, Banten.
  6. Setelah menyelesaikan sekolah SMK, dirinya kemudian langsung bekerja pada PT Polyta Global Mandiri, yang beralamatkan di  Jalan Raya Perancis Pergudangan 8 Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
  7. Hingga ditemukan tewas, dirinya baru bekerja selama 6 bulan di perusahaan tewas.
  8. Dan selama bekerja di perusahaan tersebut, Eno memilih untuk tinggal di kost dan pulang dalam waktu 1 minggu 1 kali.

Terbunuhnya Eno diketahui oleh dua orang temannya yang juga tinggal 1 kampung dengan Eno yakni Eroh dan Tikroh pada hari Jumat (13/5/2016) sekitar pukul 08.45 WIB. Dimana keduanya menemukan Eno yang sudah tak bernyawa selepas bekerja untuk shift malam. Dimana saat hendak pulang keduanya mendapati kost-kost an yang mereka tempati dalam keadaan terkunci gembok dari luar.

Kedua saksi ini pun kemudian meminta bantuan kepada Yaya agar bisa membuka gembok tersebut dengan kunci cadangan yang ada. Hanya saja gembok yang mengunci pintu tersebut ternyata tak ada yang samanya dengan anak kunci yang disediakan oleh pabrik. Yaya pun kemudian memutuskan untuk mendobrak pintu kost tersebut dengan disaksikan oleh Eroh dan Tikroh.

Saat pintu terbuka, Eroh dan Tikroh pun langsung berteriak histeris ketika mendapati Eno sudah tidak bernyawa lagi dengan bersimbah darah. Dan setelah dilaporkan kepada pihak Kepolisian tertangkaplah 3 orang yang diduga sebagai pelakunya dan salah satu pelakunya adalah RA yang ternyata memiliki nomor handphone korban.

Ketiga pelaku yang ditangkap sendiri diketahui masih berusia sangat muda, ketiganya yaitu RA (15), R (20), dan IP (24). Dimana menurut pengakuan dari ketiganya kalau sebelum dibunuh Eno sempat diperkosa terlebih dahulu secara bergantian.

“Korban dibekap pakai bantal oleh salah satu tersangka hingga lemas. Setelah lemas, mereka memerkosa korban secara bergantian,” ujar AKBP Sutarmo, Senin (16/5/2016).

Pembunuhan ini pun berlangsung dengan sadis, karena Eno kemudian ditancapkan pacul pada bagian kelaminnya. Mengerikannya lagi, bahwa ketiga korban menancapkan pacul ke kelamin Eno ketika Eno ternyata masih dalam keadaan hidup.

“Takut korban saat tersadar akan melaporkan, ketiganya membunuh dengan menancapkan pacul ke bagian alat kelamin korban,” kata dia.

Diakui oleh ketiganya kalau semula mereka ingin membunuh Eno dengan menggunakan pisau. Namun ketika salah satu tersangka yang mencari alat tersebut ke dapur tak menemukan sama sekali pisau dan yang ada hanya pacul. Oleh karena itulah terjadi pembunuhan dengan memacul bagian kelamin Eno.

Leave a Reply

Your email address will not be published.