Aktivis Ratna Sarumpaet Ditahan Polisi Karena Dampingi Warga Aquarium

Ratna Sarumpaet akhirnya ditahan pihak kepolisan karena menjadi pendamping warga dalam melakukan aksi penolakan terhadap penggusuran warga Kampung Aquarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Mengutip dari Liputan 6 diketahui kalau Ratna Sarumpaet sendiri ditangkap oleh dua orang Polwan dan juga 1 orang Polisi yang kemudian membawanya ke mobil pribadi miliknya.

Ratna SarumpaetPenangkapan Ratna Sarumpaet sendiri dilakukan setelah sebelumnya telah terjadi sebuah bentrokan yang pecah antara masyarakat Kampung Aquarium dengan petugas Kepolisian yang bertugas mengamankan eksekusi di tempat tersebut.

“Mbak Ratna ditahan di mobilnya, dia gak boleh keluar,” ujar Ariko, teman dekat Ratna yang berada di samping mobil Ratna, Senin (11/4/2016).

Kejadian bentrokan yang pecah antara pihak Kepolisia dengan warga Kampung Aquarium terjadi tepat pada pukul 08. 45 WIB. Dimana sebelumnya negosiasi yang dilakukan oleh pihak keamanan, warga dan juga camat menemui jalan buntu.

Sementara pihak masyarakat meminta adanya ganti rugi sementara pihak Kepolisian sendiri tak mau menunda tugas yang sudah mereka emban. Pihak keamanan pun langsung mengarahkan ekskavator ke arah masyarakat yang sedang duduk menjagai pemukiman mereka.

Bentrokan pun tak bisa dihindari, setidaknya dalam bentrokan ini ada 4 warga yang dipukuli oleh pihak Satpol PP yang terdiri atas remaja berjenis kelamin pria dan juga seorang pria laki-laki. Setelah bentrokan mereda pihak masyarakat pun akhirnya mengemasi barang-barang mereka karena memang ekskavator telah merobohkan sebuah rumah dimana di dalamnya masih berpenghuni.

“Hampir kena, itu yang runtuh,” ujar seorang warga yang tak mau menyebutkan namanya.

Dirinya pun langsung kemudian bergegas melakukan pengemasan kepada beberapa barang berharga miliknya sambil melontarkan umpatan kepada pihak kemanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.