Presiden Direktor Agung Podomoro Land Serahkan Diri ke KPK

Ariesman Widjaja yang merupakan Presiden Direktur PT. Agung Podomoro Land pada hari Jumat 1 April 2016 kemaren menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini dilakukannya setelah pihak KPK menetapkan dirinya sebagai tersangka.

Ariesman Widjaja Menyerahkan diri ke KPK

“Yang bersangkutan menyerahkan diri,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Jakarta, Senin (28/3/2016).

Ariesman Widjaja mendatangi kantor KPK sendiri tepat pada pukul 20.10 WIB dengan didampingi oleh beberapa orang dari tim penyidik KPK. Ariesman yang kala itu mengenekan jaket berwarna biru sebenarnya sempat diburu oleh wartawan, akan tetapi dirinya tidak memberi pernyatan apapun dengan pertanyaan para wartawan tersebut.

Ariesman Widjaja sendiri ditetapkan sebagai tersangka setelah dirinya diduga melakukan suap kepada ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, M Sanusi. Sementara itu, Agus Rahardjo yang merupakan ketua KPK mengkonfirmasi sejumlah suap yang diberikan kepada M. Sanusi sendiri mengenai adanya pembahasan Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir serta pulau-pulau kecil yang ada di wilayah Provinsi DKI Jakarta untuk periode 2015-2035 selain itu juga dibahas mengenai Raperda untuk wilayah  Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara.

KPK pun menggelar operasi tangkap tangan dimana dalam kegiatan tersebut, tim penyidik KPK menyita sejumlah uang dengan total Rp 1.140.000.000. Uang tersebut merupakan uang yang diterima oleh Sanusi sebanyak 2 kali. Dimana M. Sanusi sebenarnya sudah menerima total Rp. 1 miliar tepat tanggal 28 Maret 2016 yang telah lalu.

Terkait kasus ini, presiden direktur PT. Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja tersebut terancam dengan hukuman pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001  jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP seperti dikutip dari Kompas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.