Paus Cium Kaki Muslim dan Kecam Bom Belgia Jelang Hari Paskah

Paus Fransiskus kembali melakukan ritual yang sama seperti pada perayaan Paskah sebelumnya.Dimana Paus membasuh dan mencium kaki 12 warga di dunia. Dari informasi yang dituliskan oleh Reuters yang dikutip oleh Liputan6.com dan Bintang.com, ritual ini kembali dilakukan oleh Paus Fransiskus membasuh dan mencium kaki dari 12 orang dimana diantaranya ada 3 orang muslim.

Paus Cium Kaki MuslimRitual ini sendiri merupakan teladan yang diberikan oleh Yesus, dimana Yesus pun pernah mencuci dan mencium kaki dari 12 orang pengikutnya dalam sebuah perjamuan terkhir sebelum dirinya akhirnya wafat.

Dalam ritual yang dilakukan jelang Paskah 2016 ini, Paus Fransiskus sendiri selain membasuh dan mencium kaki 12 orang di dunia dirinya juga memberikan kecaman terhadap pelaku Bom Belgia. Dimana para penjual senjata yang disinyalir menjadi penyebabnya. Dalam korban Bom Brussels tersebut setidaknya ada 24 nyawa tak berdosa melayang.

“Kita semua bersama, Muslim, Hindu, Katolik, Koptik, Evanjelis adalah saudara. Anak-anak dari Tuhan yang sama, yang menginginkan hidup dalam damai dan persatuan,” ujar Paus tanpa teks di sebuah penampungan pengungsi di Roma, seperti yang dikutip dari Liputan6.com hasil lansiran dari Reuters, Jumat (25/3).

Selebihnya, Paus pun menduga kalau ada orang yang dengan sengaja tidak ingin umat manusia berdamai dalam tragedi Bom brussels tersebut.

“Tiga hari lalu, sebuah perang berlangsung, sebuah kehancuran terjadi di sebuah kota di Eropa yang dilakukan oleh orang-orang yang tak menginginkan hidup damai. Di balik perilaku mereka itu ada tangan pembuat senjata, tangan para penyelundup yang menginginkan darah bukan perdamaian, yang menginginkan perang, bukan persaudaraan,” kata Paus berusia 79 tahun ini.

Lebih lanjut, Paus yang terlahir di Buenos Aires ini menyebutkan kalau pelaku bom bunuh diri tersebut tak lebih dari seorang mahkluk yang menyedihkan. Dimana mereka hanya membeli senjata demi menghancurkan perdamaian sesama.

Info tambahan, sebelum Paus Fransiskus menjadi Paus, ritual basuh dan cium kaki 12 orang di dunia ini hanya dilakukan oleh lelaku katolik yang kebanyakannya hanya Pastor. Namun, pada tahun 2013 semenjak dirinya menjabat sebagai Paus, dirinya pun membuka ritual tersebut untuk para wanita dan juga orang di luar Katolik untuk melakukannya.

Pada tahun ini sendiri, ritual ini diikuti oleh para imigran yang berasal dari negara i Mali, Nigeria, Eritrea, India, Suriah, dan Pakistan. Dimana dari 12 orang tersebut 4 diantaranya adalah wanita yang beragama Kristen Koptik dari Eritrea. Sementara satu orang lagi adalah orang yang bekerja di penampungan tersebut yang beragama Katolik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.