Peggy Melati Sukma Dituduh Menggelapkan Dana Jamaah Umrah

Peggy Melati Sukma dituduh telah melakukan penggelapan dana jamaah umrah yang membuatnya harus berurusan dengan pihak kepolisian. Sejumlah orang yang melaporkannya tersebut mengaku kalau telah menjadi korban pernipuan sebuah travel umroh dari PT. Sahabat Sukses Indonesia (SSI). Beredarnya berita ini sendiri membuat dirinya kemudian mengklarifikasi kejadian yang sebenarnya dan membantah telah melakukan penipuan kepada calon jamaah umroh tersebut.

Peggy Melati Sukma

“Saya tidak pernah terlibat dalam bidang usaha umrah. Saya menyediakan diri jika diminta mendampingi jamaah umrah dari berbagai travel dengan niat ibadah mengurusi tamu-tamu Allah,” ujarnya seperti dikutip Liputan6.com.

Keterlibatan Peggy Melati Sukma dalam PT. Sahabat Sukses Indonesia (SSI) tersebut sendiri adalah karena dirinya merupakan salah satu bintang endorse dari perusahaan travel tersebut. Peggy tidak sendirian, karena ada Vicky Rhoma Irama yang juga menjadi endorse dari perusahaan travel tersebut.

Dari iklan yang ditayangkan oleh PT. SSI yang mengikut sertakan Peggy dan Vicky inilah yang kemudian membuat banyak orang kemudian tertarik untuk mendaftarkan diri di PT. SSI untuk perjalanan umroh mereka. Namun sangat disayangkan, PT. SSI sendiri kemudian menghilang yang membuat sejumlah calon jamaah umroh batal melaksanakan ibadah mereka ke Tanah Suci.

Kepada wartawan, Peggy pun kemudian memberikan pernyataan kalau dirinya hanya menjadi bintang iklan saja di perusahaan PT. SSI dan tidak sama sekali ikut campur atau bekerjasama dalam hal keuangan dan juga bisnis yang dikelola oleh PT tersebut. Sekalipun demikian, Peggy sendiri sangat memaklumi kekecewaan para calon jamaah umroh dan juga turut menjerat namanya dalam kasus tersebut. Karena memang ada wajahnya yang terpampang telah mempromosikan perjalanan umroh yang diberikan oleh PT. SSI tersebut.

“Khusus kasus dengan PT.SSI, yang bermasalah adalah travel-nya dengan jamaah. Saya ikut dilaporkan ke polisi, mungkin karena jamaah mengira saya bagian dari perusahaan travel itu, padahal tidak,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.