}); Saipul Jamil Plin Plan Hadapi Kasus Pelecehan Seksual yang Menjeratnya - Asek

Saipul Jamil Plin Plan Hadapi Kasus Pelecehan Seksual yang Menjeratnya

Saipul Jamil harus berhadapan dengan pihak berwajib setelah sebelumnya seorang pemuda melaporkan dirinya ke Polisi atas dugaan pelecehan seksual. Dalam kasus ini sendiri, Saipul Jamil pun terkesan sangat plin plan dalam menghadapi kasus ini. Berikut ulasannya.

Saipul JamilDirinya mengungkapkan kalau selama ini seperti tidak mendapatkan keadilan atas apa yang dilakukan pihak Kepolisian terhadapnya yakni menangkap dan menahannya. Hal inilah yang kemudian membuatnya mengajukan gugatan pra peradilan. Akan tetapi mengherankan ditengah proses pra peradilan tersebut, tiba-tiba mantan suami Dewi Persik tersebut secara mengejutkan mencabut gugatan tersebut. Hingga saat ini alasan pencabutan gugatan itu sendiri tidak diketahui kenapa.

Rifai Ali yang menjadi kuasa hukum Saipul Jamil pun tak memberikan uraian yang jelas terkait pembatalan gugatan tersebut. Dimana Rifai hanya menyebutkan kalau pencabutan gugatan itu sendiri dikarenakan pihak keluarga yang memutuskannya. Secara mendetail mengenai alasan tersebut, Rifai pun menyebutkan tidak tahu menahu kenapa.

Tanpa mengurangi rasa hormat. Kemarin sore setelah selesai sidang dengan segala pertimbangan secara prinsipal gugatan kami cabut,” ujarnya. “Dalam hal ini SJ, kalau ada perkembangan positif kenapa nggak dicabut? Saya katakan, alasan keluarga nggak ingin melanjutkan, spesifiknya kami nggak dikasih tahu.”

Hal ini bukanlah hal yang pertama yang menunjukkan sikap yang bimbang. Sebelumnya pun Saipul Jamil sempat ingin mencabut BAP awal dimana saat itu dirinya diketahui mengakui perbuatannya yang telah mencabuli seorang pemuda yang melaporkannya.

Akan tetapi belakangan dirinya pun menyebutkan pembelaan dirinya dengan menyebutkan kalau dirinya tidak sedang melakukan perbuatan melecehkan terhadap korban. Kemudian, pihak keluarga pun menyebutkan kalau BAP awal sendiri bukanlah hal yang sah karena menurut mereka pada saat BAP dilaksanakan Ipul sedang Syok dan tanpa adanya pendampingan dari pihak pengacara.

“Pada awal klien kami tidak didampingi kuasa hukum sehingga kami ragukan kebenaran keterangan klien kami,” ujar pengacara Ipul kala itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.