Ini Kronologi Tenggelamnya Kapal Rafelia 2 di Selat Bali, 4 Penumpang Hilang

Kronologi tenggelamnya kapal Rafelia 2 di Selat Bali masih menjadi bahan yang tentunya ingin ketahui. Pasalnya hinga kini kejadian naas tersebut masih menyisakan 4 orang penumpang yang masih belum ditemukan. Kejadian yang menenggelamkan kapal Rafelia 2 ini sendiri pada hari Jumat (4/3) kemaren. Kapal ini sejatinya digunakan sebagai alat transportasi penyeberangan dengan rute Ketapang, Banyuwangi – Gilimanuk, Bali ini karam di Selat Bali tepat pukul 14.09 WITA setelah sebelumnya berlayar dengan mengangkut setidaknya 71 penumpang dengan muatan yang terbilang cukup banyak kala itu.

Kapal Feri Rafelia 2Adapun keempat orang penumpang yang belum ditemukan tersebut adalah  seorang nahkoda, seorang mualim 1, dan 2 orang ibu beserta sang anak. Dan keempat orang yang belum ditemukan ini sendiri masih dalam pencarian dari tim penyelamat yang terdiri atas gabungan TNI,  Polri, Basarnas dan masyarakat.

Informasi sementara menyebutkan kalau karamnya kapal Rafelia ini dikarenakan adanya kebocoran tepat di lambung kapal. Hal ini diketahui dari beberapa orang yang menjadi saksi pada saat kapal feri tersebut tenggalam di Selat Bali.

“Pertama kepalanya tenggelam. Jadi seperti nungging begitu,” kisah seorang saksi mata.

Dari orang yang sama diketahui kalau proses tenggelamnya kapal tersebut tidak membutuhkan waktu yang lama. Setidaknya hanya dalam hitungan menit, seluruh awak kapal tenggelam ke dalam air. Ditambah dengan adanya ombak yang deras menghantam kapal semakin membuat kapal semakin oleng.

Puluhan penumpang beserta barangnya pun lantas masuk ke dalam air yang lokasinya hanya berjarak sekitar 150 meter dari Pelabuhan Ketapang tersebut. Dari informasi twitter Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas diketahui kalau hingga saat ini telah dievakuasi setidaknya 71 orang penumpang.

“10 korban luka2 (sebagian diantaranya warga Jabar) sdh dirawat di RS,”tulis Azwar Anas.

Kronologi tenggelamnya Kapal Rafelia 2 ini sebelum akhirnya karam di Selat Bali adalah mulai pada pukul  13.16 Wita KMP Rafelia berangkat dari Gilimanuk dengan rute menuju Pelabuhan Ketapang. Di tengah perjalanan tepat pukul 13.52 Wita kapal tersebut karam.

Setelah mengetahui adanya kebocoran di lambung Kapal, sang nahkoda pun berusaha untuk menghubungi pihak pelabuhan. Namun, usaha tersebut kandas tepat pukul 13.52 Wita KMP Rafelia makin miring dan tak mampu bertahan dan tenggelam di Selat Bali.

Leave a Reply

Your email address will not be published.