‘Nabi Isa Dari Jombang’ Muncul, Disebut Bisa Bertemu Allah

Jaris seorang pria berumur 40 tahun belakangan membuat heboh dengan mengaku sebagai Nabi Isa dari Jombang. Dalam keteranganya, dirinya mengklaim telah menerima wahyu Allah pada tahun 2015 yang lalu. Diungkapkan oleh Jari kalau dirinya merupakan Isa Habibullah, gelar nabi Isya setelah nabi Muhammad SAW wafat. Oleh pengikutnya, Jari bisa bertemu dengan Allah dan merupakan putra pertama dari Imam Mahdi.

Nabi Isa dari JombangSelama ini, Jari yang mengaku sebagai Nabi Isa dari Jombang tersebut melakukan aktivitas di sebuah tempat yang disebutnya sebagai pesantren Ash Shiroth di Dusun Gempol. Alasan Jari menyebutkan kalau dirinya merupakan nabi Isa Habibullah karena dirinya ingin membedakan antara dirinya dengan Nabi Isa Al Masih. Menurutnya, dirinya datang ke dunia bukan merupakan tanda akan terjadinya kiamat akan tetapi merupakan pertanda kalau akhir zaman sudah tiba.

“Jika Nabi Isa yang diturunkan pada sebelum Nabi Muhammad itu bergelar Al-Masih, maka saat ini gelar tersebut berubah menjadi Isa Habibullah,” tutur Jari dikutip oleh Kompas.

Adapun cerita mengenai dirinya yang menerima wahyu Allah itu terjadi ketika dirinya tengah menunaikan ibadah Sholat pada tahun 2015 yang lalu. Seketika dirinya melakukan sujud Sholat dirinya mendengar ada yang memanggil dirinya dengan sebutan Yasin sebanyak 7 kali. Sejak itulah Jari ditunjuk sebagai nabi Isa yang bertugas untuk meluruskan ajaran Nabi Muhammad SAW atas Perintah Allah SWT.

Dari penelusuruan pihak Detik ke tempat Jari sendiri, terdapat beberapa hal unik yang didapatkan. Sebut saja pernyataan pria berinisial TRD yang tak lain merupakan pengikut Jari. Dimana menurutnya Jari memiliki kesaktian ‘Ponco Sunyo’ yakni Ilmu untuk menembus alam gaib.

Beliau bisa langsung ke Allah, bisa bertemu malaikat, bisa bicara dengan roh orang meninggal, bisa bicara dengan jin, dan alam dunia ini.

Di tempat yang digunakan oleh Jari dan pengikutnya beribadah terdapat batu hitam yang diletakkan tepat di samping imam Sholat. Batu itu sendiri diklaim oleh Jari sebagai bentuk dari Nur Muhammad yang diambil langsung oleh Jari dari Gunung Lawu. Selain itu, ada pula keunikan lain yang diyakini oleh para pengikutnya yakni anak pertama Jari yang diakui sebagai Imam Mahdi.

Perihal kebenaran yang dibawa oleh Jari sendiri, dirinya mengaku siap jika nantinya pihak MUI memanggilnya untuk berdebat.

“Saya minta dialog. Saya minta ketemu, di mana pun tempatnya saya siap. Dengan MUI siap, dengan ulama lain juga siap.” Demikian ungkap Jari kepada Kompas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.