Ini yang Perlu Diketahui Lebih Jauh Tentang Virus Zika

Virus Zika saat ini menjadi penyakit yang mewabah di kawasan Amerika Latin, Brazil dan sekitarnya. Tak ayal lagi hal ini membuat pemerintah yang ada di negara tersebut menjadi kalang kabut dibuatnya. Tak berbeda dengan berbagai macam virus lainnya, virus Zika ini pun dengan mudah bisa menyebar dan menular. Pada gejala yang umum terjadi, Virus ini ditularkan oleh nyamuk berjenis Aedes dan membuat korban mendapatkan gangguan seperti terkena flu.

Nyamuk AedesMeskipun terlihat sangat ringan, hanya saja penyakit ini bisa menjadi lebih berbahaya jika menyerang wanita yang tengah hamil. Dimana bayi yang dikandung kemungkinan besar terlahir cacat dan memiliki bentuk kepala yang kecil atau microcephaly.

Mengutip dari laman everydayhealth.com, virus Zika ini termasuk ke dalam jenis RNA yang berhubungan dengan demam kuning dan juga virus Dengeu. Penyebaran virus Zika sendiri berawal dari seorang manusia yang terjangkit virus ini dan melalui gigitan nyamuk Aedes yang menggigit pula pada manusia lainnya.

Biasanya seseorang yang terjangkit virus ini tidak menunjukkan gejala yang berat karena hanya sebetas demam, ruam, otot nyeri, pusing, serta mata merah. Namun, 80% diantara yang terjangkit justru tidak menujukkan gejala apa-apa.

Hingga informasi ini dirilis, pihak dokter masih belum menemukan obat untuk menawar virus Zika ini. Hal ini dikarenakan oleh pihak dokter hanya mengobati para penderita yang menunjukkan gejala yang tampak saja seperti pusing dan nyeri otot biasa. Sementara itu, para ibu Hamil hanya diberikan  vaksin rubella yang bertujuan untuk mencegah bayi terlahir cacat dan masalah buruk lainnya pada kelahiran sang bayi.

Pada ibu hamil yang terjangkit virus Zika maka dampak terburuk yang akan terjadi adalah pada bayi yang dilahirkan. Kemungkinan besar bayi yang dilahirkan akan mengalami keterbelakangan mental. sulit bicara, lambat bergerak dan bermasalah pertumbuhannya akibat otak dan kepalanya mengecil (microcephaly).

Saat ini cara pencegahan yang bisa dilakukan adalah membunuh nyamuk Aedes dan membasmi pula sarang-sarangnya. Hal ini sama seperti yang dilakukan pada pencegahan pada penyakit DBD dan Malaria. Biasanya nyamuk Zika mencari mangsa pada saat senja dan jelang subuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published.