Ditolong Malaikat, Ibu Ini Bisa Pulang Setelah Satu Bulan Tertahan di Rumah Sakit

Meskipun jarang, akan tetapi ternyata di dunia ini masih ada manusia yang memiliki hati seperti malaikat. Dimana dirinya muncul tanpa diketahui orang lain dan lantas membantu orang yang sedang membutuhkan pertolongan. Hal ini baru saja terjadi di kota Solo, dimana ada salah seorang pasien yang diketahui bernama Kuniawati dari Cirebon. Pada awalnya wanita paruh baya asal Cirebon tersebut terpaksa tertahan di Rumah Sakit Islam (RSI) Kustati yang ada di Solo, karena beliau tidak bisa membayar biaya perawatan sakitnya yang mencapai angka Rp. 27 juta. Namun, sekarang dirinya pun bisa pulang karena ada seseorang yang tidak diketahui identitasnya yang kemudian membayarkan semua tunggakan tagihan Rumah Sakit tersebut.

KusniawatiWanita yang saat ini berusia 33 tahun tersebut sebenarnya sudah harus pulang pada tanggal 16 Desember 2015 yang lalu. Dirinya menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut selama 6 hari. Akan tetapi, masalahnya adalah biaya perawatan selama 6 hari yang mencapai angka Rp. 27 juta tersebut tidak sanggup dia lunasi. Dia bukanlah pasien umum atau juga BPJS Kesehatan. Selama dirinya tidak bisa membayar tagihan tersebut, Kusniawati terpaksa tertahan di rumah sakit dengan menempati sebuah kamar yang disebut kamar titipan khusus yang memang tersedia di RSI dengan kondisi yang tidak memadai.

“Sudah lebih satu bulan saya di sini [kamar khusus titipan]. Saya sudah enggak punya harta untuk dijual lagi,” kata Kusniawati seperti dikutip dari laman Solopos.

Awalnya, Kusniawati sendiri masuk Rumah sakit dikarenakan kecelakaan. Dan sejak dilarikan ke rumah sakit, pihak penabraklah yang berjanji akan melunasi biaya perawatannya. Akan tetapi, mengingat angka perawatan yang mencapai Rp. 50 juta, pihak penabrak pun hanya mampu membayar setengahnya saja dan Rp. 27 juta tersebut harus dilunasi oleh Kusniawati sendiri.

Hingga pada tanggal 20 Januari 2016 kemaren ada seorang pria yang datang ke loket pembayaran RSI dan menyodorkan sejumlah Rp. 30 juta ke pihak kasir. Dan kejadian yang berlangsung di sore hari tersebut terbilang sangat cepat hingga identitas orang berhati malaikat itu pun tidak diketahui.

Tolong, uang ini untuk melunasi utang-utang ibu Kusniawati. Jika masih sisa, dikasihkan saja kepada keluarganya,” kata Irianti Susilowati, pegawai RSI Kustati bagian Pengendali Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (PBJS) Kesehatan, yang menirukan ucapan Hamba Allah tersebut.

Dan belum selesai kasir membuat tanda terima dari sejumlah uang pembayaran tersebut, sang pria misterius tersebut pun sudah beranjak dari rumah sakit tersebut. Tidak ada identitas yang ditinggalkan, termasuk, nama dan alamat sang pria. Setelahnya, pihak Rumah Sakit pun mengabarkan hal ini kepada Kusniawati, sontak Kusniawati pun berlinang air mata dan melakukan sujud syukur. Kebahagiaan ini pun juga turut dirasakan oleh pihak rumah sakit.

“Sepanjang saya kerja di Kustati, baru kali ini menemui kejadian sangat membekas di hati saya,” ujar Susi haru.” Uang tunai itu kami berikan tunai. Kusniawati dan ibunya menangis sejadi-jadinya dan langsung bersujud,” tambahnya

Malam harinya, Kusniawati pun merampungkan segala urusan administrasi yang harus diselesaikan dan keesokan harinya baru dirinya pulang ke Cirebon dengan jasa ambulan gratis. Tidak hanya pulang, dirinya pun mendapatkan uang sebagai santunan kemanusiaan.

“Atas amanat hamba Allah itu, semua utang RS terbayar lunas. Bahkan, keluarga masih bawa uang Rp11 juta dari sisa sumbangan dan uang saku RS,” kata Susi.

Kusniawati berasal dari RT 007/ RW 005 Dusun Panggang, Desa Losari Lor, Kecamatan Losari, Cirebon, Jawa Barat. Dirinya mendatangi Rumah Sakit Islam di Solo bersama sang ibu Kasmiati.

Leave a Reply

Your email address will not be published.