Inilah Fakta Mengerikan Daging Ayam Ternak

Sekilas memang terlihat jelas adanya perbedaan antara ayam ternak dengan ayam kampung yang biasa diperlihara oleh masyarakat bukan peternak dengan cara tradisional. Ayam ternak sendiri hanya membutuhkan waktu 40 hari untuk bisa besar dan layak untuk dipotong. Sementara ayam kampung dalam masa yang sama masih sangat kecil dan tentunya tidak layak untuk dipotong dan tentunya juga terlihat tidak mengandung banyak lemak di bawah kulitnya.

Daging Ayam Ternak
Daging Ayam Ternak

Lalu, kenapa perbedaan terjadi antara keduanya? Bukan sebuah hal yang rahasia lagi jika ayam ternak diberikan beberapa nutrisi dan hormon pertumbuhan. Tidak hanya itu, makanan dan antibiotik pun diberikan untuk membuat ayam ternak bisa cepat besar jika dibandingkan dengan ayam kampung.

Oleh sebab itu dapat disimpulkan kalau ayam ternak tumbuh besar oleh karena hal yang dibuat oleh manusia. Alhasil dagingnya pun pastinya memiliki kandungan dari apa yang mereka konsumsi dalam masa ternaknya. Lalu, pernah kah anda berfikir bahwa apa yang ayam ternak konsumsi seperti obat, antibiotik dan lain sebagainya juga kita konsumi dan masuk ke dalam tubuh kita?

Berikut beberapa fakta mengerikan dari daging ayam ternak seperti mengutip dari Boldsky :

Antibiotik

Antibiotik yang diberikan kepada ayam ternak bertujuan agar ayam tidak mudah terkena penyakit dan juga agar bisa tumbuh besar dengan cepat. Dan antibiotik yang dipakankan kepada ayam ternak secara tidak langsung pasti akan mengendap di daging ayam itu sendiri. Jika hal ini dikonsumsi secara besar oleh manusia pastinya akan menimpulkan dampak yang buruk bagi manusia itu sendiri.

Hormon Pertumbuhan

Pemberian hormon pertumbuhan kepada ayam ternak tentunya supaya ayam ternak itu bisa tumbuh lebih cepat sehingga masa panennya pun bisa lebih cepat. Dan efek negatif tentunya juga akan menghampiri yang mengkonsumsinya jika hal ini masuk ke dalam tubuh manusia. Oleh sebab itu jangan mengkonsumsi ayam ternak secara rutin dalam waktu yang lama.

Bakteri

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada ayam ternak diketahui bahwa 97 persen dada ayam ternak terjangkit bakteri. Dalam hal inilah antibiotik dibeikan oleh para peternak kepada ayam mereka agar bisa membuat ayam mampu bertahan dari sakit yang menyebabkan ayam mati dan gagal panen. Dan apabila manusia tidak begitu higienis dalam mengolah daging ayamnya maka dipastikan manusia yang mengkonsumsinya bisa terserang bakteri itu sendiri.

Dalam hal ini, admin menyarankan untuk berhati-hati dalam mengolah daging ayam, agar anda dan keluarga anda bisa terhindar dari masalah yang tidak seharusnya ditimbulkan oleh daging ayam ternak.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.