Mobil Sport Buatan Pria China ini Harganya Cuma Rp. 66 Juta

Mobil super car selama ini yang kita kenal adalah buatan produsen-produsen ternama dunia yang dibanderol dengan harga yang fantastis. Namun, ternyata salah seorang pria asal China pun berhasil membuktikan kepada dunia kalau dirinya bisa membuat mobil super tersebut. Pria China tersebut adalah Chen Yanxi.

Berdasarkan sumber Autoevolution, Chen Yanxi merupakan pria yang memang mempunyai bakat dalam hal desain kendaraan. Dan alhasil dirinya yang saat ini merupakan salah seorang pegawai di pabrik kaca di Hainan daerah Cina Selatan ini pun berhasil membuat sebuah mobil yang didesain olehnya sendiri.

Mobil buatan Chen Yanxi
Mobil buatan Chen Yanxi

Untuk bagian bodi mobil tersebut, Chen Yanxi membuatnya dari bahan fiberglass. Dan hal ini kemudian dilapisinya dengan warna merah agar terlihat seperti Ferarri dan menarik perhatian siapa saja yang melihatnya. Sementara itu, untuk urusan pintu mobil digunakan konsep gullwing yang biasanya diterapkan pada mobil-mobil Lamborghini.

Yang berbeda adalah untuk akses ke dalam kabin mobil ini. Dimana dirinya membuatnya menyatu dengan spakbor bagian depan. Sementara itu, untuk desain interior mobil ini sendiri digunakan warna hitam agar memberikan kesan sporty yang lebih baik. Dan sebagai pelengkap untuk kenyamanan berkendara, pria berumur 27 tahun ini pun menambahkan satu set jok balap di dalamnya.

Kelemahannya memang pada segi motor. Pasalnya pria China ini hanya berfokus pada desain eksterior dan juga interiornya saja. Oleh karenya meskipun sudah bergaya mobil sport atau sport car tetap saja mesin penggerak dari mobil ini hanya motor listrik kecil biasa. Tidak mengherankan memang jika saat tes uji jalan dilakukan, kecepatan maksimal yang mampu dicapai mobil ini hanya 40 kilometer per jam saja.

Demi mendapatkan mobil yang berdesain mobil sport ini, Chen Yanxi pun hanya membutuhkan dana sebesar USD 5.000 atau sekira Rp 66,8 juta saja. Namun, sangat disayangkan, meskipun berhasil membuatnya, Chen Yanxi tidak bisa mengendarai mobil karyanya tersebut untuk keperluan di jalan raya, pasalnya mobil buatannya tersebut tidak memenuhi standar keamanan yang berlaku dan ditetapkan oleh pemerintah negeri Tirai Bambu tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.