Penyebab Kelelahan Saat Mengemudi Mobil dan Cara Mengatasinya

Mudik adalah salah satu kegiatan yang biasa terjadi menjelang dan sesudah hari lebaran. Banyak orang yang kemudian pulang ke kampung halaman demi merayakan lebaran bersama keluarga. Dan salah satu transportasi yang sering digunakan untuk mudik antara lain adalah mobil.

Namun, seringkali mudik bisa jadi malapetaka akibat adanya pengemudi mobil yang kelelahan hingga menyebabkan terjadinya kecelakaan. Apalagi lajur yang dilalui hingga sampai ke tempat tujuan jaraknya lumayan jauh. Perlu diketahui bahwa kondisi lelah saat mengemudi dapat menyebabkan resiko kecelakaan meningkat hingga 20 kali lipat jika dibandingkan dengan keadaan seseorang saat dalam kondisi yang fit.

Lelah Menyetir
Lelah Menyetir

Waktu dari pukul 12 malam hingga 6 pagi merupakan waktu yang mudah untuk membuat orang kelelahan saat berkendara. Tak bisa dipungkiri kalau pada saat tersebut tubuh biasanya merasakan kelelahan dan mata yang mengantuk. Hal ini yang membuat seorang pengemudi kurang konsentrasi dalam mengemudikan mobilnya. Bisa jadi dalam keadaan tersebut, seorang pengemudi tertidur saat mengemudikan mobilnya.

Dalam hal ini, pembalap kenamaan nasional, Rifat Sungkar mengutarakan beberapa hal yang menyebabkan orang kurang berkonsentrasi dalam mengemudikan mobilnya. Tiga hal tersebut antara lain adalah Kurang tidur, Pekerjaan yang banyak sehingga membuat waktu istirahat jadi sedikit, dan Kondisi kesehatan yang kurang fit.

Oleh sebabnya, untuk keselamatan dalam berkendara, ada baiknya untuk menghindari ketiga hal tersebut jika ingin melakukan perjalanan yang berjarak cukup jauh. Sementara itu, untuk menghindari rasa lelah saat berkendara, adalah dengan jangan memaksakan diri, lakukan istirahat jika memang sudah tidak sanggup lagi untuk melakukan perjalanan.

Sementara itu, Rifat Sungkar sendiri melanjutkan tentang solusinya agar tidak mudah kelelahan dalam melakukan perjalanan jauh yakni tidur di malam hari dengan kadar yang cukup. Kadar yang ideal untuk manusia dalam tidur adalah 7,5 jam perhari agar mampu menurunkan efek lelah ketika nantinya melakukan perjalanan. Jika memang hal tersebut kurang dapat terpenuhi, maka pengemudi harus sudah tahu cara mengatasi hal tersebut, yakni dengan selalu berfokus dan berkonsentrasi saat berkendara.

Selanjutnya, hal yang tak kalah penting adalah makanan. Ternyata makanan juga berdampak pada tingkat kelelahan. Mengkonsumsi makanan sehat yang bergizi seimbang dalam dosis yang cukup akan lebih baik ketimbang anda mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang berlebihan. Karena jika berlebihan, maka mengantuk adalah hal yang akan membuat perjalanan anda menjadi terganggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.