Tidur Setelah Sahur Ditinjau Dari Segi Kesehatan

Setelah sahur, biasanya banyak orang yang dilanda rasa kantuk, oleh sebagian orang akan terlena dan memutuskan untuk tidur. Namun, setelah terbangun dari tidur, ada perasaan tidak nyaman pada sistem pencernaan, kenapa demikian? Ternyata yang menyebabkan itu terjadi adalah adanya asam lambung yang naik higga kerongkongan dan juga pada beberapa kasus justru sampai ke tenggorokan. Terkadang, karena sifat asam yang terlalu kuat ada yang sampai menimbulkan sensasi panas yang terjadi pada tenggorokan manusia itu sendiri. Lalu, bolehkan tidur sebelum sahur itu dilakukan?

Tidur Usai Makan
Tidur Usai Makan

Rita Ramayulis, DCN, M.Kes dalam hal ini mencoba memberi jawaban antara boleh dan tidaknya tidur setelah sahur tersebut dilakukan. Menurutnya boleh atau tidaknya seseorang tidur setelah bersahur itu perlu dulu untuk melihat apa saja yang dimakan oleh seseorang tersebut. Tentunya setelah selesai makan, maka dipastikan lambung akan penuh dengan makanan, dalam kondisi seperti ini, enzim yang ada pada lambung pun kemudian mulai bekerja dalam hal mencernanya dengan dibantu oleh oksigen. Dalam prosesnya tentulah darah yang banyak mengandung oksigen sangat dibutuhkan oleh tubuh agar enzim bekerja secara maksimal. Dan porsi oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh sendiri akan meningkat setara dengan banyaknya jumlah makanan yang dikonsumsi.

Boleh nggak? Bisa iya bisa tidak, tergantung dari seberapa besar dan jenis makanan yang kita asup. Kalau porsinya besar baiknya jangan langsung tidur, kalau porsinya kecil boleh saja tidur,” kata Rita  seperti dikutip dari laman Okezone.com

Kemudian, hal lain yang perlu jadi pertimbangan sebelum memtuskan membolehkan atau melarang tidur setelah sahur adalah jenis makanan yang dimakan oleh orang tersebut. Jika seseorang pada saat sahur mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung santan atau gorengan ada baiknya untuk terlebih dahulu beraktivitas sebelum memutuskan untuk tidur. Hal ini dikarenakan sulitnya sistem pencernaan makanan yang berlemak. Oleh sebabnya sebelum tidur mungkin anda harus pergi ke mushala dulu untuk shalat subuh berjamaah, mencuci piring dan lain sebagainya asalkan jangan tidur.

Pada umumnya, orang yang memaksakan diri untuk tidur setelah mengkonsumsi makanan yang berlemak akan menimbulkan efek yang tidak nyaman. Sebut saja beberapa kasus seperti pusing, dan merasakan hal yang tidak nyaman yang terjadi pada sistem pencernaan.

Perlu diketahui kalau pada saat proses pencernaan dilakukan, maka seluruh aliran darah akan menuju lambung. Dalam hal ini, jika anda sedang tidur, maka dipastikan kinerja organ basal akan menurun, dan berdampak juga pada enzim yang akan bekerja tidak maksimal dalam mencerna.

“Tapi kalau habis sahur kita beraktivitas, aliran darah lebih kencang dan terdistribusi dari lambung kembali ke otak lagi sehingga sirkulasinya baik,” ujar Rita.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.