Inilah 3 Sinetron Tak Berkualitas yang Diumumkan KPI

Sinema elektronik atau yang paling dikenal dengan sebutan sinetron merupakan salah satu karya anak negeri yang banyak disiarkan oleh televisi swasta nasional. Dari segi kualitas, memang ada beberapa sinetron yang bisa dibilang layak untuk ditonton karena memberikan nilai pendidikan dalam adegan-adegannya. Akan tetapi, jika disebutkan tentu jumlahnya tidak banyak. Sementara itu, untuk sinetron yang lainnya, silahkan anda berasumsi sendiri mengenai kualitasnya.

7 Manusia Harimau
7 Manusia Harimau

Komisi Penyiaran Indonesia atau yang dikenal dengan KPI sendiri pun melakukan penilaian akan kualitas tontonan keluarga Indonesia tersebut. Dan pada hari Senin, 22 Juni 2015 kemaren, pihak KPI pun merilis rapor sejumlah sinetron yang dianggap memiliki kualitas paling rendah. Adapun penilaian kualitas sinetron tersebut mengacu pada indeks kualitas program sinetron itu sendiri. Bertempat di Jakarta Pusat, atau di lokasi KPI berkantor, berikut beberapa judul sinetron yang mendapat pengaduan dari masyarakat terbanyak.

7 Manusia Harimau (121 aduan)

Mak Ijah Pengen ke Mekah (73 aduan)

Sinema Pintu Tobat (Indosiar)

“Berbagai aspek tersebut dititikberatkan dalam survei ini adalah mengenai relavansi cerita, pembentukan watak dan jatidiri bangsa, penghormatan keberagaman, norma sosial, non kekerasan, dan seksual,” jelas ketua KPI, Judhariksawan.

Dan dari berbagai aspek yang menjadi acuan penilaian tersebut, maka dijumlah dari semua sinetron tiga sinetron yang disebutkan tersebut adalah sinetron yang menempati nilai terbawah. Secara tidak langsung, hasil ini pun merujuk pada tontonan yang bisa dibilang tidak berkualitas. Ketiga sinetron itu sendiri dianggap tidak bisa membentuk jati diri Bangsa, watak masyarakat yang beriman, serta memiliki unsur mistik atau horor yang bisa menyesatkan dan juga menampilkan adegan kekerasan yang tidak baik untuk dilihat oleh anak-anak.

Sinetrin berjudul 7 Manusia Harimau sendiri hingga saat ini masih tayang. Sinetron ini juga secara mengejutkan baru memenangi Piala Panasonic Gobel Awards sebagai sinetron terfavorit 2015. Lalu, apakah seperti itu gambaran tontonan masyarakat saat ini? Lebih dari itu, sinetron ini sendiri dibintangi oleh beberapa artis kenamaan seperti Ammar Zoni, Ranty Maria, Syahnaz Sadiqah, dan lainnya.

Sementara itu, untuk sinetrin Mak Ijah Pengen Ke Mekah sendiri saat ini sudah tidak tayang lagi. Akan tetapi, sinetron ini mampu membuat salah satu pemainnya yakni Sony Wakwaw menjadi berubah secara status dan juga kehidupannya.

Lalu, apa pendapat anda mengenai ketiga sinetron yang dinilai KPI tidak berkualitas tersebut?

Leave a Reply

Your email address will not be published.