Ini Pesan Pria Tergemuk dengan Berat 412 Kg Yang Meninggal Muda

Carl Thompson yang disebut sebagai manusia tergemuk di dunia dengan brat 412 kg akhirnya meniggal di tempat tinggalnya yang berada di kawasan Dover, Kent, pada hari Minggu pagi, 21 Juni 2015. Kematian ini sendiri telah dikonfirmasi oleh kepolisian setempat. Di lokasi tersebut, mobil ambulans, Kepolisian dan juga pemadam kebakaran telah berjaga.

Kematian Carl Thompson sendiri seperti yang telah diprediksikan oleh dokter sebelumnya. Dimana sang dokter berpesan kepadanya agar mengurangi berat badannya. Pasalnya berat badannya itu bisa membuat kondisi jantungnya berbahaya dan benar saja, dirinya pun akhirnya meninggal dunia di usia yang terbilang masih muda yakni hanya 33 tahun.

Carl Thompson
Carl Thompson

Pada dasarnya, lelaki yang beralamatkan di fat Dover tersebut sendiri sebenarnya mengatahui kondisi dirinya sebelum meninggal dunia, tepatnya pada bulan Mei yang lalu. Kepada banyak orang, dirinya pun menyampaikan pesan jangan sampai menuruti apa yang telah terjadi padanya. Dimana dirinya menyebutkan agar orang-orang menghindari makanan instan.

Benar saja, Carl sendiri menghabiskan sekitar 10.000 kalori setiap harinya. Dan ini semakin diperparah dengan kejadian meninggalnya yang ibunda pada tahun 2012 yang lalu, mungkin sebagai salah satu pelampiasan rasa sedihnya, Carl Thompson pun kemudian mengkonsumsi kalori dengan jumlah yang membabi buta. Memang, Carl sendiri sangat dekat dengan ibunya. Sepeninggal ibunya, Carl Thompson pun hidup seorang diri dalam sebuah flat dan mencukupi kebutuhan ibunya dari santunan yang diberikan oleh pemerintah setempat.

Dengan berat badan yang dimilikinya yaitu 412 kg, maka ia pun kesulitan untuk beraktifitas. Setidaknya untuk makan, mandi, dan berjalan pun dirinya sudah tidak sanggup lagi. Dan parahnya dalam kurun waktu 3 tahun belakangan, dirinya pun sudah beberapa kali masuk ke Rumah Sakit karena penyakit serangan jantung yang menimpanya.

Sebenarnya, Carl Thompson sendiri sudah sadar akan apa yang dirinya alami dan ingin segera menurunkan berat badannya. Namun, dirinya menolak untuk melakukan opeerasi pita lambung karena menurutnya hal tersebut sangat berisiko. Namun, belum sampai keinginannya tersebut terlaksana, dirinya pun telah meninggal dunia.

“Saya cuma mau menurunkan berat badan saya secara normal, bukan  dengan menjalani operasi pita lambung karena itu berbahaya,” ujar  Carl 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.