Ini Alasan Banyak Becak Dilibatkan dalam Pernikahan Gibran dan Selvi

Becak dalam Pernikahan Gibran dan Selvi
Becak dalam Pernikahan Gibran dan Selvi

Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda adalah pasangan yang saat ini menjadi sorotan publik Indonesia. Betapa tidak, status Gibran yang merupakan putra sulung dari orang nomor 1 di Indonesia membuat banyak pihak tentu penasaran mengenai pesta yang digelar oleh keluarga istana tersebut. Namun, jauh dari bayangan semula, pasalnya pernikahan yang digadang-gadang menjadi pernikahan termewah tahun 2015 ini justru berlangsung sebaliknya. Penuh dengan kesederhanaan dengan kuliner yang juga kental dengan nuansa tradisional. Menariknya lagi adalah alat transportasi yang digunakan. Dimana Joko Widodo sengaja memasukkan banyak becak untuk mengangkut para tamu. Lalu, apa yang melatar belakangi pemilihan becak sebagai alat transportasi pernikahan Gibran dan Selvi tersebut?

Vinsensius Jemadu yang menjabat sebagai direktur promosi Asia-Afrika turut dikarenakan becak adalah salah satu yang saat ini kental dan menjadi simbol budaya Indonesia. Menurutnya, becak adalah kendaraan tradisional khas di Tanah Air dan hal ini sendiri tidak dimiliki oleh negara manapun di dunia.

“Becak tak dimiliki negara Internasional, becak adalah asli Indonesia dan itu menjadi alasan utama Presiden Jokowi memilih becak yang digunakan dipernikahan Putra Jokowi,” kata Vincensius seperti dikutip laman Okezone.

Selain hal yang demikian itu, Viinsensius juga menyebutkan kalau ada perbedaan mencolok becak yang dimiliki oleh Indonesia. Dimana tenaga penggeraknya pun masih menggunakan cara yang tradisional yakni dengan dikayuh oleh tenaga manusia. Sementara untuk negara lain yang kemungkinan juga memiliki alat transportasi bernama becak, kebanyakan sudah mengalami proses modifikasi yang dicampurkan dengan tenaga mesin bermotor untuk menggerakkannya. Sementara itu, becak yang berasal dari Solo sendiri masih sangat tradisional.

Seperti sebut saja ada sebuah kendaraan bernama Tuk Tuk. Pada dasarnya kendaraan ini memiliki ciri yang hampir sama dengan becak, namun tak bisa menyamai punya Indonesia. Karena Tuk Tuk sendiri digerakkan dengan mesin bermotor.

“Becak sudah menjadi daya tarik masyarakat asing khususnya luar negeri, dalam pemakaian becak di Solo saya melihat ada satu hal menarik buat turis. Dari aspek pemberdayaan masyarakat, pengguna becak disambut bahagia karena disamping kebanggaan tersendiri, dari sisi ekonomi juga memumpuni,” tambahnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.