Inilah Yang Menyebabkan Keju Swiss Seperti Pada Kartun Tom & Jerry Bolong-Bolong

Anda pastinya mengetahui dan pernah menonton serial Tom & Jerry Bukan? Jika anda memperhatikan secara seksama, maka anda pastinya menemukan adegan dimana Si Tikus bernama Jerry mengkonsumsi sebauh keju berlobang-lobang. Hal ini ternyata memang benar sama seperti dalam keadaan yang sebenarnya, dimana Keju Swiss juga bolong-bolong.

Keju Swiss Bolong-bolong seperti pada Kartun Tom & Jerry
Keju Swiss Bolong-bolong seperti pada Kartun Tom & Jerry

Keadaan keju swiss yang bolong-bolong itu sendiri bukan karena keju ini digerogoti oleh tikus dan bukan seperti mitos yang memang menyatakan bahwa keju swiss bolong karena dirusak oleh tikus. Akan tetapi, yang membuat keju berubah menjadi bolong itu adalah penggunaan ember-ember yang kotor dalam menampung susu yang menjadi bahan dasar pembuatan keju itu sendiri.

Namun, ada pula yang beranggapan kalau bolong-bolongnya keju Swiss itu disebabkan oleh bakteri yang dapat melepaskan karbondioksida. Setidaknya hal ini yang disimpulkan para ilmuan yang melakukan penelitian akan hal ini pada tahun 1917. Namun, apa yang ditemukan oleh para ilmuwan tersebut ternyata tidak benar. Karena ada lagi penelitian terbaru yang membantah akan kesimpulan tahun 1917 tersebut. Dimana menurut penelitian teranyar diketahui lubang-lubang pada keju tersebut adalah bentukan dari flek-flek jerami. Demikian seperti yang ditemukan dalam penelitian yang dilakukan di laboraturium Swiss.

Mengutip dari laman Merdeka, diketahui kalau adanya partikel-partikel jerami yang berukuran mikro yang masuk dalam ember yang digunakan untuk menampung susu yang digunakan sebagai bahan dasar pembuat keju Swiss itu sendiri. Nah, hal inilah yang menjadi penyebab munculnya luang-lubang pada keju seiring tingkat kematangan keju itu sendiri menurut para peneliti yang tergabung dalam lembaga pertanian pemerintah Agroscope tersebut.

Adapun waktu yang dibutuhkan oleh partikel jerami berukuran mikro tersebut membuat lubang pada keju adalah 130 hari atau sama dengan waktu berubahnya susu menjadi keju dalam proses pembuatan keju Swiss itu sendiri. Namun, kajian mendalam belum dilakukan oleh para ilmuwan perihalĀ  tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.